Busyro Sarankan Polri Berantas Dulu 'Rekening Gendut' Baru Pertimbangkan Bentuk Densus Tipikor

Busyro Sarankan Polri Berantas Dulu Rekening Gendut Baru Pertimbangkan Bentuk Densus Tipikor
Busyro Muqaddas. (viva)
Selasa, 24 Oktober 2017 10:39 WIB
YOGYAKARTA - Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas menyarankan Polri memberantas korupsi di internalnya terlebih dulu, setelah itu baru mempertimbangkan membentuk Densus Tipikor.

Kepolisian dapat memulai melakukan upaya pemberantasan korupsi di internal Polri, mulai dari tingkat Polsek sampai markas besar.

''Mulailah dari rekening gendut dulu saja,'' kata Busyro di Gedung PP Muhammdiyah, Yogyakarta, Senin 23 Oktober 2017, seperti dikutip Antara.

Busyro meragukan kesiapan Polri karena selama ini banyak setoran-setoran dalam kasus korupsi yang melibatkan polisi. Ia mencontohkan kasus korupsi simulator ujian SIM yang melibatkan Irjen Pol Joko Susilo.

Meski ia meyakini bahwa banyak pula anggota kepolisian yang bersih dari kasus-kasus korupsi, namun banyaknya kasus 'rekening gendut' yang melibatkan anggota Polri patut menjadi bahan pertimbangan pembentukan Densus Antikorupsi.

Berharap Segera Terealisasi

Sebelumnya, Polri mengajukan anggaran untuk Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi senilai Rp2,6 triliun dan meminta Komisi III DPR mendukung pengajuan anggaran tersebut karena merupakan kebutuhan dalam pembentukan unit khusus tersebut.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto menilai wacana pembentukan Densus Tipikor di Kepolisian RI perlu segera direalisasikan.

Menurut dia, selama ini banyak kasus korupsi di Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipikor) Bareskrim Polri yang mandek karena sejumlah keterbatasan.***

Editor:hasan b
Sumber:liputan6.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww