Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ribuan Warga Ketapang Mengamuk, TKA China jadi Bulan-bulanan, Dipukuli dan Kabur ke Hutan
Hukum
14 jam yang lalu
Ribuan Warga Ketapang Mengamuk, TKA China jadi Bulan-bulanan, Dipukuli dan Kabur ke Hutan
2
Syarief Hasan Minta Santri Tingkatkan Pemahaman Empat Pilar
GoNews Group
21 jam yang lalu
Syarief Hasan Minta Santri Tingkatkan Pemahaman Empat Pilar
3
DPR Dorong Komitmen Pemerintah Bangun Transportasi Berbasil Rel
GoNews Group
17 jam yang lalu
DPR Dorong Komitmen Pemerintah Bangun Transportasi Berbasil Rel
4
Ketua DPD Diminta Hadiri Peresmian Gelar Pangeran LaNyalla Mahmud Mattalitti Hardonagoro
GoNews Group
21 jam yang lalu
Ketua DPD Diminta Hadiri Peresmian Gelar Pangeran LaNyalla Mahmud Mattalitti Hardonagoro
5
Kongres FIFA Setujui Dua Amandemen Peraturan
GoNews Group
16 jam yang lalu
Kongres FIFA Setujui Dua Amandemen Peraturan
6
Persik Kediri Masih Lemah Soal Keseimbangan Permainan
GoNews Group
17 jam yang lalu
Persik Kediri Masih Lemah Soal Keseimbangan Permainan

Sebelum Dibunuh, Hakim PN Medan Ingin Ceraikan Sang Istri

Sebelum Dibunuh, Hakim PN Medan Ingin Ceraikan Sang Istri
Hakim Jamaludin (kanan) dan istri sekaligus pembunuhnya, Zuraida Hanum. (detik.com)
Jum'at, 10 Januari 2020 10:10 WIB
MEDAN - Pihak kepolisian menduga motif Zuraida Hanum (41) membunuh suaminya Jamaludin, hakim PN Medan, karena sakit hati akan dicerai.

''Rumah tangga sudah retak dan sakit hati karena mau dicerai,'' kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono, Kamis (9/1/2020) malam, seperti dikuti dari detik.com.

Pengacara hakim Jamaluddin, Maisarah, membenarkan bahwa kliennya ingin menceraikan sang istri, Zuraida Hanum. Maisarah mengatakan, permintaan itu disampaikan kepadanya tiga hari sebelum Jamaludin ditemukan tewas.

''Saya dikonsultasi, rencananya mau dikasih untuk ibu (istri Jamaluddin), cuma mungkin ibu ada pengacara sendiri atau gimana, saya nggak tahu. Terakhir di tanggal 26 (September 2019) bapak minta kami untuk mendampinginya,'' jelas Maisarah saat dihubungi detik.com, Kamis (9/1/2020).

Maisarah mengatakan, Jamaluddin berencana menyerahkan berkas perceraian itu kepadanya pada Rabu (27/11). Namun, karena dia masih mengerjakan berkas perkara lain, pertemuan itu tidak jadi dilakukan.

''Rabu di WA (WhatsApp) salinannya putusannya nggak bisa siap Rabu itu, katanya besok ya, bilangin Kamis. Karena Kamis saya nggak ada kerjaan, saya nggak keluar. Jadi hari Jumatlah saya pikir ngambil-nya karena ada mau ngambil salinan putusan tadi,'' jelas Maisarah.

Maisarah menceritakan, pertemuannya dengan Jamaluddin tidak kunjung terjadi. Maisarah juga mengaku mengetahui Jamaluddin tewas berdasarkan informasi dari rekan kerjannya

Minta Dihukum Berat

Sementara anak sulung hakim Jamaluddin, Kenny Akbari, menganggap perbuatan ibu tirinya terlalu kejam. Kenny adalah anak dari istri pertama hakim Jamaluddin. Zuraida Hanum sendiri diketahui merupakan istri kedua Jamaluddin.

''Harapannya pelaku diberi hukuman seberat-beratnya, kalau bisa seumur hidup,'' ujar Kenny Akbari, saat dihubungi (Kamis/9/1/2020).

Saat pembunuhan, Kenny tidak berada di lokasi kejadian. Dia mengaku sedang di rumah sakit saat ayahnya dibunuh pada 28 November lalu.

''Saat kejadian saya di rumah sakit, baru pulang pada hari Jumat. Saya tak di tempat waktu kejadian,'' paparnya.***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:Ragam

wwwwww