Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Usung 'Sumangaik Baru', Faldo Maldini Daftarkan Diri Maju di Pilgub Sumbar
Politik
17 jam yang lalu
Usung Sumangaik Baru, Faldo Maldini Daftarkan Diri Maju di Pilgub Sumbar
2
Mulai Senin Ini, Pasaman Barat Tetapkan ASN Bappeda-Pemnag Bekerja dari Rumah
Pasaman Barat
17 jam yang lalu
Mulai Senin Ini, Pasaman Barat Tetapkan ASN Bappeda-Pemnag Bekerja dari Rumah
3
Kapal Patroli Polairud Tenggelam, 3 Polisi Hilang
Peristiwa
18 jam yang lalu
Kapal Patroli Polairud Tenggelam, 3 Polisi Hilang
4
Ini Identitas 3 Polisi yang Hilang Akibat Karamnya Kapal Patroli Polairud
Peristiwa
17 jam yang lalu
Ini Identitas 3 Polisi yang Hilang Akibat Karamnya Kapal Patroli Polairud
5
Bertambah 1.893, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air 125.396 Orang, 5.723 Meninggal
Kesehatan
23 jam yang lalu
Bertambah 1.893, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air 125.396 Orang, 5.723 Meninggal
6
Calon Tunggal Berpontensi Hadapi 31 Kotak Kosong Jadi Preseden Buruk Pilkada
GoNews Group
4 jam yang lalu
Calon Tunggal Berpontensi Hadapi 31 Kotak Kosong Jadi Preseden Buruk Pilkada
Loading...
Home >  Artikel >  Ragam

Terkurung 2 Hari dalam Lubang Sedalam 500 Meter di Lebak, 9 Penambang Emas Berhasil Diselamatkan

Terkurung 2 Hari dalam Lubang Sedalam 500 Meter di Lebak, 9 Penambang Emas Berhasil Diselamatkan
Tim SAR gabungan berhasil menyelamatkan sembilan penambang emas yang terjebak dua hari dalam lubang tambang sedalam 500 meter di Lebak. (liputan6.com)
Minggu, 08 Desember 2019 20:26 WIB
LEBAK - Tim SAR gabungan, pada Ahad (8/12/2019) pagi, sekitar pukul 06.00 WIB, berhasil menemukan sembilan penambang emas yang terkurung dalam lubang tambang di Kampung Ciusul, Gunung Luhur, Desa Citorek, Kecamatan Cibeber, Lebak, Banten.

Dikutip dari liputan6.com, kesembilan penambang yang terjebak selama dua hari dalam lubang sedalam 500 meter tersebut ditemukan dalam keadaan selamat.

Mereka berada dalam lubang tanpa makan dan minum sejak Jumat sore, 6 Desember 2019.

''Saat ditemukan kondisi mereka lemas dan kedinginan. Para penambang langsung dibawa ke Puskesmas terdekat,'' kata Kepala Basarnas Banten, Zaenal Arifin, melalui sambungan selulernya, Ahad (8/12/2019).

Penyelamatan para penambang terbilang dramatis. Seperti yang diceritakan oleh Zaenal, penggalian menggunakan alat berat yang dilakukan sepanjang hari Jumat, 06 Desember 2019, tidak membuahkan hasil.

Malamnya, tim SAR gabungan dari TNI, Polri, BPBD, hingga masyarakat rapat evaluasi guna mempelajari lokasi galian emas yang tertutup material longsor.

''Tim SAR memutuskan untuk menghancurkan saluran air di lokasi galian tambang guna membuka akses jalan masuk. Setelah kita buka, ke sembilan penambang yang berada di kedalaman sekitar 500 meter dari saluran air, memilih berenang melalui saluran air untuk keluar dari lubang galian,'' jelasnya.

Kondisi Penambang Stabil

Para penambang emas rakyat itu terjebak di lubang galian blok 400, Kampung Ciusul, Gunung Luhur, Desa Citorek, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten, yang dikenal sebagai negeri di atas awan.

Para penambang emas rakyat yang terjebak itu bernama Alsa, Zuka, Ade, Batak, Pa'i, Ansa, Dani, Hamdan, dan Surahman. Meski mengalami hepotermia, kondisi para penambang terbilang stabil.

''Tidak ada luka apapun dan langsung kita antar ke Puskesmas terdekat untuk dilakukan pemeriksaan medis, serta penanganan agar kondisinya dapat kembali stabil,'' terangnya.***

Editor : hasan b
Sumber : liputan6.com
Kategori : Ragam

Loading...
www www