Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ikatan Keluarga Magek Pekanbaru Salurkan Zakat Mal kepada Anggota Terdampak Covid-19
Umum
22 jam yang lalu
Ikatan Keluarga Magek Pekanbaru Salurkan Zakat Mal kepada Anggota Terdampak Covid-19
2
Amerika Chaos, MPR Minta KBRI Lindungi WNI
GoNews Group
2 jam yang lalu
Amerika Chaos, MPR Minta KBRI Lindungi WNI
3
Kemendes PDTT Diharap Libatkan Universitas Awasi BLT Desa
Ekonomi
22 jam yang lalu
Kemendes PDTT Diharap Libatkan Universitas Awasi BLT Desa
4
Garuda Siapkan 'Service Recovery' pasca Pembatalan Penerbangan WNI dari Abu Dhabi
Ekonomi
22 jam yang lalu
Garuda Siapkan Service Recovery pasca Pembatalan Penerbangan WNI dari Abu Dhabi
5
Basarah: Tunda Dulu New Normal di Sektor Pendidikan
Politik
5 jam yang lalu
Basarah: Tunda Dulu New Normal di Sektor Pendidikan
6
Polisi Panggil Sejumlah Saksi Dugaan Pencemaran Nama Baik Ketua KPU Sumbar
Sumatera Barat
4 jam yang lalu
Polisi Panggil Sejumlah Saksi Dugaan Pencemaran Nama Baik Ketua KPU Sumbar
Loading...
Home >  Artikel >  Ragam

Ini Alasan Mendikbud Nadiem Berencana Hapus Ujian Nasional

Ini Alasan Mendikbud Nadiem Berencana Hapus Ujian Nasional
Mendikbud Nadiem Makarim. (dok)
Minggu, 01 Desember 2019 06:20 WIB
JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim berencana menghapus Ujian Nasional (UN) setelah tahun 2020.

Dikutip dari kompas.com, menurut Nadiem, banyak yang berkeinginan menghindari dampak negatif dari UN tersebut.

''Banyak sekali aspirasi dari masyarakat. Sebenarnya dari guru, dari murid, dari orangtua yang mereka inginnya bukan menghapus, tapi menghindari hal yang negatif,'' ujar Nadiem di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Sabtu (30/11/2019).

Dia mencontohkan, tingkat stres yang tinggi pada siswa saat persiapan ujian nasional.

Kemudian, saat siswa menghadapi ujian yang pelajarannya bukan bidang mereka, ada rasa khawatir yang berlebihan.

Meski wacana ini sudah dikaji, Nadiem mengatakan, kebijakan yang akan dilakukan tidak akan sekadar menghapus UN. Namun, akan ada perbaikan sistem kelulusan bagi siswa.

''Jadi bukan semuanya ini wacana menghapus saja, tapi juga wacana memperbaiki esensi dari UN itu sebenarnya apa. Apakah menilai prestasi murid atau menilai prestasi sistem,'' kata Nadiem.

Sebelumnya, Nadiem menegaskan bahwa kebijakan penghapusan UN baru akan direalisasikan setelah 2020.

Nadiem memastikan bahwa UN tetap dilaksanakan pada 2020.

''Yang sudah pasti 2020 kan masih akan jalan UN. Itu kan sudah kami umumkan, biar tenang bagi yang sudah belajar dan sebagainya,'' ujar Nadiem.

Nadiem kemudian menjelaskan bahwa rencana penghapusan UN saat ini masih dikaji, dievaluasi dan dilakukan penilaian.

''Masih dikaji, baru minggu lalu kan. Ya kita bertahap assessment. Tahap mengevaluasi, jadi ya belum siap,'' kata Nadiem ***

Editor : hasan b
Sumber : kompas.com
Kategori : Ragam

Loading...
www www