Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
Peristiwa
22 jam yang lalu
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
2
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
Kesehatan
22 jam yang lalu
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
3
Kontroversi Kalung Anti Virus Corona, Antara Obat dan Ajian Jimat
Peristiwa
22 jam yang lalu
Kontroversi Kalung Anti Virus Corona, Antara Obat dan Ajian Jimat
4
Gus Jazil Minta Pemerintah Selamatkan Lembaga Pendidikan Swasta
Politik
23 jam yang lalu
Gus Jazil Minta Pemerintah Selamatkan Lembaga Pendidikan Swasta
5
KUR UMKM Penyelamatan Ekonomi Nasional Berperan Penting Saat Pandemi Covid-19
Peristiwa
11 jam yang lalu
KUR UMKM Penyelamatan Ekonomi Nasional Berperan Penting Saat Pandemi Covid-19
Loading...
Home >  Artikel >  Ragam

Berteduh di Bawah Pohon Marapalam, Siswa SD di Sumbar Tewas Disambar Petir

Berteduh di Bawah Pohon Marapalam, Siswa SD di Sumbar Tewas Disambar Petir
Ilustrasi petir menyambar. (int)
Selasa, 19 November 2019 14:12 WIB
PADANG - Nasib malang menimpa H (11), Senin (11/11/2019). Bocah warga Nagari Rabi Jonggor, Kecamatan Gunung Tuleh, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat itu, tewas setelah disambar petir.

Dikutip dari kompas.com, siswa sekolah dasar (SD) itu disambar petir ketia berteduh di bawah pohon marapalam saat turun hujan. H mengalami luka bakar pada dada hingga perut.

''Betul ada seorang bocah yang tersambar petir dan meninggal dunia,'' kata Kapolsek Gunung Tuleh Iptu Zulfikar yang dihubungi Kompas.com, Selasa (19/11/2019).

Zulfikar mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB, bermula saat korban bersama teman-temannya bermain di lapangan di dekat lokasi.

Ketika datang hujan, korban berteduh di bawah pohon. Saat itulah, korban disambar petir.

Sambaran petir mengenai dada hingga perutnya yang menyebabkan luka bakar sangat serius.

''Korban tidak dapat tertolong lagi. Saat ini korban sudah dimakamkan oleh keluarga,'' kata Zulfikar.***

Editor : hasan b
Sumber : kompas.com
Kategori : Ragam

Loading...
www www