Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Keluar dari Fase PSBB, Inilah Opsi yang akan Dilakukan oleh Pemko Bukittinggi
Ekonomi
8 jam yang lalu
Keluar dari Fase PSBB, Inilah Opsi yang akan Dilakukan oleh Pemko Bukittinggi
2
Masih Banyak Daerah Zona Merah, Ketua DPD Desak Pemerintah Kaji Ulang Pilkada di Bulan Desember
Umum
9 jam yang lalu
Masih Banyak Daerah Zona Merah, Ketua DPD Desak Pemerintah Kaji Ulang Pilkada di Bulan Desember
3
Dunia sedang Hadapi Covid-19, China dan India Diharap Berkepala Dingin di 'Pangong Lake'
Internasional
10 jam yang lalu
Dunia sedang Hadapi Covid-19, China dan India Diharap Berkepala Dingin di Pangong Lake
4
Kritik Mahfud MD, Saleh Daulay: Tak Bijak Bandingkan Kematian Covid-19 dengan Kecelakaan
GoNews Group
9 jam yang lalu
Kritik Mahfud MD, Saleh Daulay: Tak Bijak Bandingkan Kematian Covid-19 dengan Kecelakaan
5
Upaya Pulihkan Ekonomi, Pedagang Pasar Pusat Padang Panjang Siap Sambut New Normal
Lingkungan
8 jam yang lalu
Upaya Pulihkan Ekonomi, Pedagang Pasar Pusat Padang Panjang Siap Sambut New Normal
6
Sukamta Sebut New Normal Hanya Kedok Pemerintah Tutupi Kegagalan Tangani Covid-19
Politik
3 jam yang lalu
Sukamta Sebut New Normal Hanya Kedok Pemerintah Tutupi Kegagalan Tangani Covid-19
Loading...
Home >  Artikel >  Ragam

Pencoblosan Ulang di TPS 05 Denpasar, Prabowo Ungguli Jokowi

Pencoblosan Ulang di TPS 05 Denpasar, Prabowo Ungguli Jokowi
PSU di TPS 05 Dauh Puri, Denpasar. (detok.com)
Jum'at, 26 April 2019 00:53 WIB
DENPASAR - Menurut hasil real count Komisi Pemilihan Umum (KPU), pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul super telak atas pasangan Prabowo-Sandiaga di Denpasar, Bali. Namun, pada pencoblosan ulang (PSU) di TPS 05 Dauh Puri, Denpasar, yang digelar Kamis (25/4/2019), jumlah suara pasangan Prabowo-Sandiaga justru mengalahkan Jokowi-Ma'ruf.

''Tadi hasilnya 74 Prabowo-Sandi dan 66 Jokowi-Ma'ruf Amin. Total yang menggunakan hak pilihnya 140 dari total 210 daftar pemilih,'' kata Ketua KPU Denpasar Wayan Arsa Jaya di TPS 05 Dauh Puri, Denpasar, Bali, Kamis, seperti dikutip dari detik.com.

TPS yang berada di depan RS Udayana itu merupakan lokasi pemilih bagi warga yang bertempat tinggal di asrama TNI.

Jaya mengakui partisipasi pemilih pada PSU ini menurun dibanding pada pemilu serentak 17 April lalu.

''Kalau kemarin 169 warga yang menggunakan hak pilihnya atau 80 persen dari total pemilih. Dengan rincian 88 Prabowo-Sandi, 80 Jokowi-Ma'ruf Amin, dan satu suara tidak sah. Saat ini hanya sekitar 66,6 persen atau 140 pemilih,'' katanya.

''Pemilih yang di TPS 05 Dauh Puri itu bertempat tinggal di kompleks asrama TNI,'' sambungnya.

Jaya mengatakan pihaknya juga sudah mengedarkan undangan H-3 pencoblosan ulang dimulai. Hanya, dia mengakui jumlah itu berkurang juga karena para pemilih A5 tidak ikut dalam pencoblosan ulang ini.

''Yang diundang atau diberi C6 dalam PSU adalah DPT dan DPTb yang terdaftar di kami saja. Tadinya kami ingin membuka kotak suara untuk mendapatkan informasi pasti berkaitan dengan pemilih yang menggunakan hak pilih di TPS, dalam hal ini adalah pemilih yang menggunakan A5. Jadi seperti yang diamanatkan PKPU, pemilik A5 bagi yang tidak sempat mendaftarkan dirinya di TPS atau KPU tetap bisa menggunakan hak pilihnya ke TPS," urainya.

''Data inilah yang ingin kami akses dengan membuka kotak suara. Namun upaya ini tidak diizinkan Bawaslu dengan pertimbangan pasal pembukaan kotak suara hanya di saat rekapitulasi suara saja sehingga kami tidak bisa mengakses data tersebut dan kami hanya bisa mengundang pemilih yang terdaftar di DPT maupun DPTb saja,'' tuturnya.

PSU di TPS 05 Dauh Puri, Denpasar ini digelar karena ada satu pemilih yang menggunakan hak pilihnya berbekal e-KTP tanpa form A5. KPU Denpasar sempat mengupayakan itu dikategorikan pelanggaran administrasi dan tidak PSU.

''PSU ini sendiri alasannya karena ada satu pemilih yang punya e-KTP terdaftar di DPT Jateng menggunakan hak pilihnya ini di TPS ini tanpa menggunakan A5. Jadi inilah pelanggaran administrasi yang ditemukan pada saat penyelenggaraan 17 April, jadi atas rekomendasi ini kami melaksanakan PSU,'' tukuknya.***

Editor : hasan b
Sumber : detik.com
Kategori : Ragam

Loading...
www www