Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
76,7 Persen Pasien Covid-19 di Indonesia Alami Gejala Ini
Kesehatan
23 jam yang lalu
76,7 Persen Pasien Covid-19 di Indonesia Alami Gejala Ini
2
Syarief Hasan: Tap MPRS RI XXV/1966 harus Masuk di RUU HIP
Politik
21 jam yang lalu
Syarief Hasan: Tap MPRS RI XXV/1966 harus Masuk di RUU HIP
3
Sempat Dihajar Massa, Warga Padang Terduga Pencuri Mobil Akhirnya Diamankan Polisi
Solok
19 jam yang lalu
Sempat Dihajar Massa, Warga Padang Terduga Pencuri Mobil Akhirnya Diamankan Polisi
4
Mulai 1 Juni, Semua Objek Wisata di Pesisir Selatan Kembali Dibuka
Pesisir Selatan
19 jam yang lalu
Mulai 1 Juni, Semua Objek Wisata di Pesisir Selatan Kembali Dibuka
5
Jalan Penghubung Bukittinggi - Pasaman Barat Tertimbun Longsor Sepanjang 25 Meter
Agam
11 jam yang lalu
Jalan Penghubung Bukittinggi - Pasaman Barat Tertimbun Longsor Sepanjang 25 Meter
6
Kematian George Floyd Berujung Rusuh, KJRI Chicago Pastikan WNI Aman
Internasional
5 jam yang lalu
Kematian George Floyd Berujung Rusuh, KJRI Chicago Pastikan WNI Aman
Loading...
Home >  Artikel >  Ragam

Dituntut Jaksa 15 Tahun Bui, Adik Ketua MPR Hanya Divonis 12 Tahun Penjara

Dituntut Jaksa 15 Tahun Bui, Adik Ketua MPR Hanya Divonis 12 Tahun Penjara
Zainudin Hasan menjalani persidangan. (radarlampung)
Jum'at, 26 April 2019 08:57 WIB
TANJUNGKARANG - Pengadilan Tipikor Tanjungkarang, Lampung, menjatuhkan vonis 12 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider lima bulan kurungan kepada Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan, Rabu (24/4).

Majelis hakim yang diketuai Mien Trisnawaty menilai adik kandung Ketua MPR Zulkifli Hasan itu terbukti menerima fee proyek dan melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Selain itu, majelis hakim juga menjatuhkan pidana tambahan berupa uang pengganti sebesar Rp66.772.092.145 yang harus dibayar paling lama satu bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap.

Jika adik kandung Ketua Umum PAN itu tidak membayar uang pengganti tersebut, tegas hakim Mien Trisnawaty, maka harta benda disita dan akan dilelang oleh jaksa untuk menutupi uang pengganti. Jika belum cukupi, ditambah pidana penjara setahun enam bulan.

Majelis hakim juga mencabut hak politiknya untuk dipilih dalam jabatan publik selama tiga tahun setelah terdakwa selesai menjalani pidana pokoknya.

Sebelumnya, JPU KPK Wawan Yunarwanto menuntut terdakwa Zainudin Hasan selama 15 tahun penjara dan denda sebesar Rp500 juta subsider lima bulan kurungan penjara, Senin (1/4).

JPU KPK menyatakan terdakwa korupsi dan TPPU sesuai pasal 12a, 12i, dan 12b UU RI Nomor 31 Tahun 1999 dan pasal 3 tentang TPPU dengan ancaman 15 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider 5 bulan.

JPU juga menuntut pencabutan hak pilih publik Zainudin Hasan selama lima tahun setelah terdakwa menjalani hukuman pokok dan wajib membayar uang pengganti Rp66.772.092.145, 00 subsider dua tahun penjara.

Dilansir Kantor Berita RMOL Lampung, menyikapi vonis majelis hakim tersebut, baik Zainudin Hasan dan JPU KPK masih menyatakan fikir-fikir.***

Editor : hasan b
Sumber : pojoksatu.id
Kategori : Ragam

Loading...
www www