Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Minggu Ini, Hj. Yemmelia Deklarasi "Poros Basamo"
Politik
14 jam yang lalu
Minggu Ini, Hj. Yemmelia Deklarasi Poros Basamo
2
Ke KSAD Andika, 1.262 Siswa Secapa TNI Sedih Dinyatakan Positif Corona, Padahal Tak Merasakan Sakit Apapun
Peristiwa
24 jam yang lalu
Ke KSAD Andika, 1.262 Siswa Secapa TNI Sedih Dinyatakan Positif Corona, Padahal Tak Merasakan Sakit Apapun
3
Polisi: Artis FTV HH Diamankan Saat Tak Berbusana Lengkap
Pemerintahan
19 jam yang lalu
Polisi: Artis FTV HH Diamankan Saat Tak Berbusana Lengkap
4
Divonis Positif Corona, Siswi Secapa ke KASAD: Siap Jenderal, Kami Sehat, Tak Pernah Flu atau Batuk
Kesehatan
19 jam yang lalu
Divonis Positif Corona, Siswi Secapa ke KASAD: Siap Jenderal, Kami Sehat, Tak Pernah Flu atau Batuk
5
Dalam Sepekan, 14 Dokter Wafat di Tanah Air Akibat Corona, Ini Penyebabnya Menurut IDI
Kesehatan
19 jam yang lalu
Dalam Sepekan, 14 Dokter Wafat di Tanah Air Akibat Corona, Ini Penyebabnya Menurut IDI
6
Kuasa Hukum Sebut Penetapan Ruslan Buton Sebagai Tersangka Tidak Sah, Ini Sejumlah Alasannya
Nasional
18 jam yang lalu
Kuasa Hukum Sebut Penetapan Ruslan Buton Sebagai Tersangka Tidak Sah, Ini Sejumlah Alasannya
Loading...
Home >  Artikel >  Ragam

Mati Mesin, Kapal Pesiar Mengangkut Warga Asing dan WNI Karam di Laut Banda

Mati Mesin, Kapal Pesiar Mengangkut Warga Asing dan WNI Karam di Laut Banda
Ilustrasi kapal karam. (mediaindonesia.com)
Kamis, 14 Maret 2019 18:21 WIB
AMBON - Kapal pesiar KM Mersia karam di Laut Banda, Maluku, Kamis (14/3). Sebelum karam, kapal naas itu dikabarkan mati mesin dan terombang-ambing.

Dikutip dari liputan6.com, kapal yang berangkat dari Tulehu tujuan Pulau Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku itu mengangkut 14 penumpang, 5 diantaranya warga negara asing (WNA).

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Kamis (14/3/2019), lima WNA yang berada di dalam kapal berasal dari Belanda, Filipina, Qatar, dan Republic of Seychelles. Selain lima WNA, ada satu pemandu wisata dan delapan anak buah kapal asal Indonesia.

Keempat belas korban akhirnya selamat setelah ditolong Tim SAR Ambon dengan Kapal Negara SAR 235 Abimanyu.

Kapal KM Mersia jenis pinisi berangkat hari Rabu sekitar pukul 19.00 WIT dari Pelabuhan Tulehu menuju Pulau Manuk. Namun dalam perjalanan mesin kapal mati dan kapal terombang ambing. Tak lama kemudian kapal tenggelam dan seluruh penumpang berupaya menyelamatkan diri dengan life craft.

Kantor Basarnas Ambon Baru menerima kabar dari agen Kapal KM Mersia pada Kamis pagi dan langsung menuju ke lokasi kecelakaan di koordinat: 4°21.239 S-128°09'.663 E, jarak tempuh sekitar dua jam untuk memberikan pertolongan.

Penyebab kapal tenggelam belum diketahui. Namun, proses penyelidikan dilakukan oleh pihak Basarnas, Kesyahbandaran, dan Dinas Perhubungan Maluku. ***

Editor : hasan b
Sumber : liputan6.com
Kategori : Ragam

Loading...
www www