Polisi Tembak Pembunuh Suami dari Selingkuhan di Rokan Hulu Riau

Polisi Tembak Pembunuh Suami dari Selingkuhan di Rokan Hulu Riau
Minggu, 09 Desember 2018 09:33 WIB
MEDAN - Tersangka pelaku pembunuhan sadis terhadap Rudi Selamat (45) di Dusun XI Aek Polan, Desa Buntu Pane, Buntu Pane, Asahan, Sumut, akhirnya tertangkap di Rokan Hulu, Riau. Istri korban, yang merupakan selingkuhan pelaku, juga diamankan.

Berdasarkan informasi dihimpun, tersangka bernama Mahyarudin Siregar (35) dibekuk petugas Unit Jatanras Sat Reskrim Polres Asahan di areal sungai kebun sawit Kabupaten Rokan Hulu, Riau. Sementara, Susilawati (40), istri korban diamankan dari rumah tak jauh dari lokasi itu.

"Kedua tersangka kita tangkap pada Jumat (7/12) kemarin di tempat persembunyiannya setelah melarikan diri selama 4 hari," kata AKBP Faisal Napitupulu, Kapolres Asahan, Sabtu (8/12).

Penangkapan pasangan itu dilakukan setelah petugas Unit Jahtanras Satreskrim Polres Asahan mendapat informasi keberadaan mereka di Kabupaten Rohan Hulu Riau. Dari penyelidikan, petugas mengetahui lokasi persembunyian keduanya dan mengamankan Susilawati di salah satu rumah.

"Namun tersangka MS (Mahyarudin Siregar) tidak berada di lokasi. Anggota kemudian mengejarnya ke areal perkebunan sawit," jelas Faisal.

Mahyarudin akhirnya tertangkap saat bersembunyi di sungai. "Tersangka melakukan perlawanan sehingga diberikan tindakan tegas dan terukur di bagian kakinya," jelas Faisal.

Dia mengatakan, motif kasus pembunuhan ini berawal dari permasalahan rumah tangga Rudi dan Susilawati. Terjadi cinta segitiga. "Istri korban selingkuh dengan pelaku," jelas Faisal.

Dalam kasus pembunuhan ini, Susilawati, istri korban, juga ditetapkan sebagai tersangka. "Karena dia turut membantu tersangka dan melarikan barang milik korban," tutup Faisal.

Seperti diberitakan, pembunuhan terjadi di Dusun XI Desa Aek Polan Desa Buntu Pane, Buntu Pane, Asahan, Sumut, Senin (3/12) lalu. Saat itu korban bersamaan kedua anaknya mendatangi kontrakan Mahyarudin. Mereka mencari Susilawati. Setibanya di sana, Rudi dan Mahyarudin terlibat cekcok dan berkelahi.

Anak korban, Novi dan adiknya yang menyaksikan perkelahian itu melihat ayahnya dipukul pelaku pada bagian kepala dengan senjata tajam. Rudi kemudian berusaha melarikan diri. Namun Mahyarudin terus mengejarnya hingga dia tersungkur di dekat parit depan rumah.

Setelah Rudi terjatuh, Mahyarudin menikamkan senjata tajamnya berkali-kali ke tubuhnya. Korban meninggal dunia di tempat.

Pelaku juga sempat mengejar Novi dan adiknya serta mengancam akan membunuh mereka. Namun keduanya berhasil melarikan diri ke perkebunan.

Selanjutnya, pelaku bersama selingkuhan kemudian melarikan diri. Mereka kabur membawa sepeda motor milik korban. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:merdeka.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww