Rumah Sakit Indonesia di Gaza Dihancurkan Pasukan Israel, Beberapa Orang Terluka

Rumah Sakit Indonesia di Gaza Dihancurkan Pasukan Israel, Beberapa Orang Terluka
Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza sebelum menjadi sasaran serangan pasukan Israel. (kbknews.id)
Sabtu, 27 Oktober 2018 11:35 WIB
GAZA - Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza, Palestina, yang penggunaannya diresmikan Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla pada 2016 lalu, menjadi sasaran serangan udara yang dilancarkan militer Israel pada Sabtu (27/10/2018) pagi.

Akibatnya, bangunan rumah sakit tersebut mengalami kehancuran pada beberapa bagian dan beberapa orang terluka karena ditimpa material bangunan yang rubuh.

Dikutip dari suara.com, pesawat-pesawat perang dan helikopter menembaki target di Gaza selama lebih dari dua bulan, termasuk beberapa wilayah yang dikuasai Hamas, kata pasukan Israel melalui pernyataan pers, seperti dilansir kantor berita Anadolu.

Melalui akun Twitter-nya, pasukan Israel mengklaim, 14 roket telah ditembakkan dari Gaza ke arah Israel sejak Jumat malam, namun delapan di antaranya berhasil dihadang oleh sistem pertahanan Iron Dome milik mereka.

Belum ada laporan korban tewas akibat serangan tersebut, menurut sumber-sumber medis Palestina di Gaza.

Saksi mata berkata kepada Anadolu Agency bahwa jet-jet perang Israel menyerang lima target Hamas di Gaza.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Gaza Ashraf al-Qidra berkata serangan Israel ini merusak Rumah Sakit Indonesia yang berada di utara Gaza.

Rumah sakit yang diresmikan oleh Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla pada 2016 itu adalah rumah sakit asing terakhir yang dibuka di Gaza setelah RS Turki-Palestina yang disponsori Turki pada 2010.

Mengutuk serangan Israel ini, al-Qidra meminta organisasi internasional untuk melindungi institusi medis dan paramedis menentang serangan udara di Gaza.

Sejumlah saksi mata lain berkata beberapa orang di rumah sakit luka-luka karena pecahan kaca dan tembok yang hancur.

Serangan Israel ini adalah perkembangan terakhir setelah lima warga Palestina tewas dan 85 lainnya terluka saat Israel menembaki demonstran yang berdemo di zona perbatasan Gaza-Israel, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.

Ratusan warga Palestina menyesaki zona tersebut sebagai bagian dari demonstrasi untuk menentang pendudukan Israel yang telah berjalan selama puluhan tahun.

Lebih dari 200 warga Palestina tewas dan ribuan lainnya luka karena pasukan Israel yang dikirim ke zona perbatasan sejak demonstrasi serupa dimulai pada 30 Maret lalu.***

Editor:hasan b
Sumber:suara.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww