Suami di Samosir Bunuh Istri yang Tengah Hamil dan 2 Anaknya, Kemudian Bunuh Diri

Suami di Samosir Bunuh Istri yang Tengah Hamil dan 2 Anaknya, Kemudian Bunuh Diri
Rumah tempat terbunuhnya satu keluarga di Samosir. (jpnn.com)
Kamis, 25 Oktober 2018 23:07 WIB
SAMOSIR - Warga Janji Mauli, Desa Tambun Sukkean, Kecamatan Onan Runggu, Samosir, Sumatera Utara, dihebohkan penemuan jenazah satu keluarga pada Rabu (24/10) sekitar pukul 12.30 WIB.

Dikutip dari merdeka.com, dari analisa yang dilakukan polisi, James Samosir (30) diduga telah menghabisi istrinya Rosalina br Gultom (30) yang tengah hamil muda dan dua anak mereka, Pransiskus Esodorus Samosir (2) dan Rauli Agnes Samosir (5). Kemudian bunuh diri.

''Istri dan anaknya ini dibunuh dengan cara dipukul menggunakan kayu, kemudian si suami ini mengakhiri hidupnya dengan memotong urat nadinya,'' kata Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto, Kamis (25/10).

Pembunuhan dan aksi bunuh diri ini terjadi di rumah keluarga pasangan James dan Rosalina di Janji Mauli Desa Tambun Sukkean, Kecamatan Onan Runggu, Samosir.

Jasad korban ditemukan warga yang curiga karena kerbau milik keluarga itu masih berada di bara atau bagian bawah rumah adat Batak Toba. Saat diintip dari jendela, ternyata James sudah tertelungkup tak bergerak, bersimbah darah di depan pintu kamar mandi.

Selanjutnya jasad Rosalinda dan kedua anaknya ditemukan dalam ruang tamu.

''Dari hasil analisa yang dilakukan di TKP, keluarga ini kurang harmonis. Kemudian keluarga ini juga sudah pisah rumah cukup lama. Kemudian kondisi ekonomi juga agak terbatas, maka si suami ini mungkin merasa karena sudah pisah agak lama, suaminya mendatangi istrinya ini. Istri dan anaknya ini dibunuh,'' jelas Agus.

Agus menjelaskan dugaan sementara pembunuhan dan bunuh diri itu dipicu sakit hari. ''Sakit hati, bahwa rumah tangganya tidak harmonis istri sering tidak tinggal di rumah. Keluarga istri dan suami sama-sama mengetahui kondisi keluarga mereka sudah pisah,'' ucap Agus.

Dugaan itu diperoleh dari keterangan saksi dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejauh ini sudah 8 orang saksi yang diperiksa, baik dari tetangga dan pihak keluarga.

Jasad James, istri dan kedua anaknya sudah dikirim ke RS Bhayangkara, Medan. Mereka akan diautopsi untuk melengkapi penyelidikan.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww