Loading...    
           

Kementerian PUPR Bangun Irigasi di Sawah Laweh - Pesisir Selatan

Kementerian PUPR Bangun Irigasi di Sawah Laweh - Pesisir Selatan
Ilustrasi petani menanam padi. (sindonews.com)
Minggu, 08 Juli 2018 20:51 WIB
JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat membangun daerah irigasi (DI) di Sawah Laweh Tarusan, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

''Kami harapkan pembangunan DI Sawah Laweh Tarusan dapat meningkatkan produktivitas pertanian di Provinsi Sumatera Barat untuk mendukung ketahanan pangan nasional,'' kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangan tertulis, Ahad (8/7/2018), seperti dikutip dari sindonews.com.

Pembangunan akan meningkatkan kontinuitas suplai air pada areal sawah yang sudah ada seluas 2.023 hektare (ha) yang saat ini masih sawah tadah hujan. Areal pertanian eksisting dibangun tahun 1982 dengan sistem pompa. Namun karena tingginya biaya operasional pompa, petani tidak menggunakannya lagi dan memilih mengandalkan air hujan.

Selain mengoptimalkan lahan yang sudah ada, pembangunan irigasi akan menambah luasan area potensial yang bisa dikembangkan seluas 1.250 ha.

DI Sawah Laweh Tarusan memanfaatkan debit Sungai Batang Tarusan secara gravitasi dengan cara membangun bendung 9,3 km di bagian hulu. Debit rata-rata yang dapat dihasilkan dari bendung adalah sebesar 9,12 m3/detik.

Hal ini dimungkinkan karena Kabupaten Pesisir Selatan merupakan wilayah perbukitan yang dialiri 18 sungai dengan 11 sungai besar dan 7 sungai kecil.

Kepala BWS Sumatera V Maryadi Utama mengatakan, jaringan irigasi Sawah Laweh Tarusan akan mengairi areal pertanian di 10 nagari yang berada di Kecamatan Koto XI Tarusan. Pembangunan dilakukan secara bertahap yang terbagi dalam tiga kegiatan, yakni Pembangunan Bendung & Bangunan Pelengkap dengan kontrak tahun jamak sejak tahun 2013 hingga Februari 2018 oleh kontraktor PT Adhi Karya dengan nilai Rp107 miliar.

Kemudian tahun 2018 dilanjutkan dengan kontrak tahunan pembangunan jaringan irigasi utama dan bangunan irigasinya sepanjang 34,8 km. Pengerjaannya dibagi dua yakni sepanjang 8,2 km dan 40 buah bangunan irigasi dikerjakan oleh PT Ashfri-Cipako (KSO) dengan nilai kontrak Rp77 miliar.

Selain itu, pembangunan jaringan utama sepanjang 26,6 km dan 44 bangunan irigasi dikerjakan oleh PT Haka Utama dengan nilai kontrak Rp60 miliar.  Pekerjaan-pekerjaan tersebut ditargetkan rampung pada bulan Desember 2018.***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:SerbaSerbi

Loading...
GoSumbar.com Orangtua Tak Mampu Beli Susu, Bayi Perempuan di Polman Minum Kopi Tubruk 5 Gelas Sehari, Begini Kondisinya
GoSumbar.com Terobos Kobaran Api Selamatkan Kakeknya, Bocah 6 Tahun Tewas Terbakar, Negara Berikan Medali Keberanian
GoSumbar.com 8 Tewas Akibat Bus Tabrak Truk Tangki di Lintas Sumatera, Ini Identitas Korban
GoSumbar.com Polisi Tertelungkup di Atas Kap Mobil dan Terseret 200 Meter, Ini Penjelasan Polda Metro
GoSumbar.com Asap Kiriman Indonesia Liburkan 500 Sekolah di Malaysia
GoSumbar.com Mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin Meninggal dalam Status Terpidana Korupsi
GoSumbar.com Tak Punya Ongkos Pulang ke Rumah, Siswa MTs Numpang Truk Tanah, Tergelincir Saat Naik dan Tergilas Ban
GoSumbar.com Kenal Lewat Medsos, Ketemu dan Main Ludo di Kamar Hotel, Wanita 24 Tahun Digilir dan Dirampok, 2 Pelaku Ditembak Polisi
GoSumbar.com Kemendikbud Terbitkan 2 Aturan Dana BOS Afirmasi dan Kinerja
GoSumbar.com Suhu di Padang Sangat Dingin, 18 Derajat Celsius, Ini Penjelasan BMKG
GoSumbar.com Ribuan Ikan dengan Tulang Retak dan Mata Copot Terdampar, Warga Ambon Ketakutan Bakal Datang Tsunami
GoSumbar.com Hapuskan Label Halal Daging Impor, Permendag 29/2019 Tabrak UU Jaminan Produk Halal
GoSumbar.com Numpang Nonton di Rumah Tetangga, Gadis 13 Tahun Diperkosa dan Dibunuh, Jasadnya Ditemukan dalam Karung
GoSumbar.com Pemerintah Didesak Cabut Permendag yang Tak Wajibkan Daging Impor Berlabel Halal
GoSumbar.com Terbitkan Aturan Daging Impor Tak Wajib Label Halal, Menteri Perdagangan Dinilai Tak Hormati Umat Islam
GoSumbar.com Busyro Khawatir Revisi UU KPK Sebagai Bayaran Jokowi
GoSumbar.com Serangan Drone Hancurkan Kilang Minyak Arab Saudi, Pasokan Terganggu 5,7 Juta Barel Per Hari
GoSumbar.com Tanggapi Revisi UU KPK, Mahfud: RUU Harus Masuk Prolegnas, Tak Bisa Dibahas Tiba-tiba
wwwwww