Anak-anak Akan Dipisahkan dari Orangtuanya dan Diambil Paksa Negara Bila Masuk AS Secara Ilegal

Anak-anak Akan Dipisahkan dari Orangtuanya dan Diambil Paksa Negara Bila Masuk AS Secara Ilegal
Jaksa Agung AS Jeff Sessions. (wikimedia)
Selasa, 08 Mei 2018 20:31 WIB
NEW YORK - Para imigran yang masuk ke wilayah Amerika Serikat secara ilegal akan dipisahkan dengan anak-anaknya.

Dikutip dari dream.co.id, Jaksa Agung AS Jeff Sessions, mengatakan kebijakan itu diterapkan untuk mencegah masuknya warga asing ke AS secara ilegal.

''Saya akan menerapkan kebijakan zero tolerance untuk mereka yang masuk perbatasan barat daya kami secara ilegal,'' kata Sessions, dikutip Dream dari Anadolu Agency, Selasa (8/5/2018).

Sessions mengancam warga yang masuk secara ilegal ke AS dengan hukuman yang lebih serius. ''Jika Anda menyelundupkan seorang anak, kami akan menjatuhkan tuntutan hukum dan Anda dengan anak itu akan dipisahkan, sesuai dengan hukum yang berlaku,'' ujar Session.

Komentar Sessions ini menegaskan peralihan kebijakan AS yang lebih keras. Presiden AS Donald Trump meneruskan usahanya `membasmi` imigran-imigran tak berdokumen.

Sebelumnya, ketika berbicara di hadapan kelompok penegak hukum di Arizona, Sessions berkata setelah menerima rujukan dari Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS), jaksa penuntut umum ''akan menangani sebanyak mungkin kasus semanusiawi mungkin sampai selesai 100 persen.''

Untuk mewujudkannya, Sessions mengaku telah mengirim 35 penuntut umum ke wilayah barat daya AS dan memutasi sebanyak 18 hakim imigrasi ke perbatasan itu.

Biro pengawas imigrasi dan perbatasan AS melaporkan naiknya jumlah imigran yang melintasi perbatasan secara ilegal selama setahun ini. DHS melaporkan pada bulan lalu setidaknya 50.000 orang mencoba melewati perbatasan secara ilegal selama dua bulan berturut-turut.

Sessions berkata dia ''tak ragu sedikitpun'' kepada mereka yang melintasi perbatasan secara ilegal tak lain mencoba melarikan diri dari kondisi mengerikan di negara asalnya. Dia menegaskan ''kami tidak bisa menampung setiap orang di dunia yang sedang menghadapi situasi kesulitan''.***

Editor:hasan b
Sumber:dream.co.id
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww