Enggan Menari Saat Bernyanyi di Panggung Sebuah Hajatan, Biduan Cantik yang Tengah Hamil 6 Bulan Tewas Ditembak Pengunjung

Enggan Menari Saat Bernyanyi di Panggung Sebuah Hajatan, Biduan Cantik yang Tengah Hamil 6 Bulan Tewas Ditembak Pengunjung
Samia Samoon, biduan cantik yang tewas ditembak. (tribunnews.com)
Jum'at, 13 April 2018 06:41 WIB
SINDH - Nasib tragis dialami Samina Samoon. Biduan lokal berparas cantik ini tewas ditembak pengunjung, saat bernyanyi di panggung sebuah hajatan di Provinsi Sindh, Pakistan.

Dikutip dari tribunnews yang melansir artikel di The Daily Mail yang juga mengutip BBC, seorang pengunjung kecewa karena Samina menolak untuk menari, meski sudah dapat saweran yang cukup banyak.

Peristiwa ini bermula ketika Samina menyanyi sambil duduk di atas panggung.Banyak pengunjung pria meminta Samina menari. Mereka lalu menyerbu panggung dan menghamburkan uang saweran ke arah Samina.

Samina tetap enggan berdiri. Ternyata ia menolak melakukan itu, karena sedang hamil 6 bulan.

Setelah banyak pria yang terus merayu, Samina tak kuasa menolak. Ia kemudian berdiri dan melanjutkan tampil.

Tapi, Samina tetap enggan menari.Saat itu juga, suara senjata api menyalak di tengah ramainya musik. Samina ambruk.

Penonton dan pemain musik awalnya hanya terhenyak dengan kejadian itu.Beberapa kemudian berlari ke panggung, menolong Samina.

Samina dilarikan ke rumah sakit terdekat di Kota Chandka, tapi nyawanya tak tertolong.Penembak Samina adalah seorang pria bernama Tarique Ahmed Jatoi.

Menurut media lokal, Tarique saat itu tengah mabuk.

Suami Samina, Ashiq Ali, syok dengan peristiwa ini. ''Samina menolak menari karena dia hamil. Hal itu membuat pelaku marah, hingga akhirnya menembak dia,'' ujar Ashiq Ali.

Ashiq menuntut agar Tarique, dikenai pasal pembunuhan ganda, karena membunuh Samina sekaligus jabang bayi dalam kandungan.

Menurut BBC, saat itu Tarique duduk di barisan penonton paling depan. Saat Samina menyanyikan lagu ke-3, Tarique menembakkan pistol, hingga akhirnya pelurunya mengenai Samina.

Peristiwa ini membuat sejumlah artis lokal berunjuk rasa, menuntut pelaku diberi hukuman seberat mungkin.***

Editor:hasan b
Sumber:tribunnews.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww