Dekat dengan Umat Islam dan 3 Alasan Lainnya Jadikan Elektabilitas Jenderal Gatot Menguat Sebagai Cawapres

Dekat dengan Umat Islam dan 3 Alasan Lainnya Jadikan Elektabilitas Jenderal Gatot Menguat Sebagai Cawapres
Jenderal Gatot Nurmantyo bersama para ulama. (int)
Rabu, 28 Maret 2018 07:50 WIB
JAKARTA - Nama mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo belakangan ini semakin santer disebut-sebut sebagai calon wakil presiden (Cawapres) pada pemilihan presiden tahun 2019 mendatang.

Dikutip dari merdeka.com, berdasarkan hasil survei yang dilakukan beberapa lembaga survei, ada empat alasan yang membuat elektabilitas Gatot sebagai Cawapres terus menguat.

1. Dekat dengan umat Islam

Sosok Gatot adalah seorang yang dekat dengan kelompok Islam dan juga nasionalis. Sehingga, banyak yang mengatakan jika Gatot serasi jika disandingkan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dalam beberapa kesempatan Gatot berharap masyarakat atau umat muslim bisa mewujudkan Islam yang damai, sejuk dan toleran.

2. Pemimpin yang tegas

Lembaga Media Survei Nasional (Median) pernah merilis kandidat wakil presiden. Nah, salah satunya Gatot dipilih karena tegas oleh 21,4 persen pemilih.

Sebagai contoh saat menjadi Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo bahkan meminta anak buahnya tidak ragu mengambil tindakan dalam mengamankan Pilgub DKI Jakarta yang waktu itu memiliki tensi politik yang panas.

Bahkan dia siap menerima konsekuensi terberat dari tindakan yang diambil anak buahnya.

3. Pemimpin merakyat

Walau dikenal pemimpin yang tegas, tapi hati dari Gatot dipersepsikan sangatlah lembut. Saat menjadi Panglima, Gatot pernah membuat pernyataan: ''Jadilah seorang pemimpin, bukan seorang bos''.

Dia juga pernah mengajak para prajurit untuk menonton bersama film yang berjudul Merah Putih Memanggil. Terlihat tidak ada pembatas antara pemimpin dan anak buah.

4. Bijaksana dan mampu jaga NKRI

Alasan orang suka dengan Jenderal Gatot karena dinilai sebagai orang yang bijaksana. Hal itu terpotret dalam survei Lembaga Media Survei Nasional (Median).

Selain itu juga dinilai mampu menjaga NKRI karena latarbelakangnya sebagai seorang militer.

Itulah persepsi masyarakat tentang Gatot hingga membuat namanya cukup diperhitungkan sebagai Cawapres. ***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:SerbaSerbi

GoSumbar.com Mahfud Ungkap Tarif Suap Rektor UIN Rp5 Miliar, KPK Diminta Selidiki
GoSumbar.com Ditentukan Menag, Busyro Sebut Ada Potensi Suap dalam Pemilihan Rektor UIN
GoSumbar.com Orang Misterius Obrak-abrik Isi Masjid di Banyumas, 50 Kitab Kuning dan Alquran Dibuang ke Sumur
GoSumbar.com Survei Kompas; Kader Partai Pengusung Jokowi Banyak Membelot, Golkar 41,7%, Hanura 38,9% dan PKB 30,1%
GoSumbar.com Waktunya Sudah Dekat, Hampir Semua Agenda Kampanye Prabowo-Sandi Belum Dapat Izin dari Aparat
GoSumbar.com Wanita Cantik Ini Lakukan Pemerasan dengan Modus Ajak Pria Tidur di Kamar Kos
GoSumbar.com Petani Bawang yang Pernah Mengeluh Sambil Menangis di Hadapan Sandiaga Uno Ditahan Polisi
GoSumbar.com Kasus Proyek Meikarta, Demiz Pernah Lapor ke Jokowi Ada Menteri Main Bola Panas, Sebut Nama Luhut, Mendagri dan Sofyan
GoSumbar.com Survei Kompas; Prabowo-Sandi Kuasai DKI, Jabar, Banten dan Sumatera
GoSumbar.com Ditembak Kelompok Bersenjata, 1 Anggota Brimob Tewas dan 2 Terluka
GoSumbar.com Video Polisi Ajak Warga Teriak Jokowi Yes Yes Yes Viral, Polri Akan Cek Akun Penyebar
GoSumbar.com Panglima TNI Mutasi dan Promosikan 72 Pati AD, AL dan AU, Ini Daftar Lengkapnya
GoSumbar.com Tanah Wakaf yang di Atasnya Berdiri Masjid Dicaplok Warga Asing, Ribuan Jamaah Demo ke Kantor BPN
GoSumbar.com Gempa Guncang Pariaman Dinihari Tadi, Berpusat di Darat pada Kedalaman 10 Kilometer
GoSumbar.com KPK Temukan Rp180 Juta dan USD 30 Ribu dari Ruang Kerjanya, Menag: Mohon Maaf Saya Belum Bisa Klarifikasi
GoSumbar.com KPK Duga Romy dan Pejabat Kemenag Sekongkol, Sejumlah Barang Bukti Ditemukan di Ruang Kerja Menag
GoSumbar.com Dukung Prabowo-Sandi, Erwin Aksa Dipecat Golkar
GoSumbar.com Dukung Prabowo-Sandi, Keponakan JK Minta Maaf ke Partai Golkar
wwwwww