Wakil Kepsek Dipecat karena Potong Rambut Siswa, Ratusan Orangtua Protes dan Minta Kembali Dipekerjakan

Wakil Kepsek Dipecat karena Potong Rambut Siswa, Ratusan Orangtua Protes dan Minta Kembali Dipekerjakan
Ilustrasi memotong rambut. (lp6c)
Selasa, 13 Maret 2018 10:46 WIB
CANBERRASebuah sekolah favorit di Melbourne, Australia, memecat wakil kepala sekolah (Kepsek) karena mencukur rambut siswanya.

Dikutip dari liputan6.com, pemecatan wakil kepala sekolah itu kemudian menimbulkan protes dari siswa, para orangtua siswa dan masyarakat.

Penyidik independen akan ditunjuk untuk meninjau prosedur tata kelola sekolah.

Seorang staf senior dan Wakepsek Trinity Grammar, Rohan Brown, pekan lalu diberhentikan karena dianggap melanggar prosedur pendisiplinan dengan memotong rambut seorang murid, sebelum sesi foto sekolah.

Ratusan orangtua dan siswa laki-laki dari sekolah Anglikan di Kew, sebelah timur Melbourne, Australia, marah dan melabrak dewan sekolah dalam sebuah pertemuan khusus pada hari Jumat malam, 10 Maret 2018.

Sebanyak 5.163 orang telah menandatangani sebuah petisi daring, meminta sekolah tersebut untuk mempekerjakan kembali Brownie.

Dalam sebuah pernyataan, Kepala Sekolah Trinity Grammar, Dr Michael Davies, menyampaikan bahwa sekolah yang dipimpinnya memperhatikan tugas Brownie sebagai guru, staf dan masyarakat luas.

''Kami telah melakukan pendampingan terhadap anak tersebut, di mana insiden terjadi pada bulan Februari lalu. Kami juga telah berkomunikasi dengan Rohan Brown selama beberapa hari terakhir,'' kata pernyataan tersebut, seperti dikutip dari Australia Plus, Selasa (13/3/2018).

Sekolah independen di Australia tersebut mengatakan akan berkonsultasi dengan siswa terkait, staf, dan pemangku kepentingan lain mengenai penyelidikan lebih lanjut.***

Editor:hasan b
Sumber:liputan6.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww