Bersantap di Ayam Goreng Kalasan Serasa Kembali ke Rumah

Bersantap di Ayam Goreng Kalasan Serasa Kembali ke Rumah
Suasana restoran Ayam Goreng Kalasan Kualanamu, Sumatera Utara
Minggu, 04 Maret 2018 09:17 WIB

MEDAN- Tidak mudah menemukan bunga pepaya tumis, sayur jipang lodeh, ikan pepes, sambal rempela dalam waktu bersamaan, sekalipun itu di rumah sendiri. Mengingat kesibukan masyarakat kota saat ini yang banyak beraktifitas di luar.

Restoran Kalasan serasa begitu memahami kebutuhan masyarakat. Merasakan santapan khas restoran Ayam Goreng Kalasan serasa diri diajak untuk kembali ke rumah, masakan tangan penuh cinta  wanita bumi Nusantara.

Hal ini saya rasakan saat bersantap siang di airport Kualanamu,   Sebelum take off ke Jakarta, pekan lalu. Saya memilih santap siang sebelum berangkat agar perut saya nyaman berada di pesawat yang memakan waktu dua jam menuju  Jakarta.

Sudah pasti ayam goreng khas kriuk yang paling top di tempat ini.Tapi sebenarnya, Kalasan tidak sesederhana itu. Kalasan memiliki nasi sayur yang disajikan komplit dengan sayur lodeh jipang yang dicampur wortel, sambal rempela kentang, tauco kembang tahu dan sambal terasi. Satu paket nasi itu disajikan dalam satu set piring dengan lauk yang lengkap. Sajian menu seperti ini jarang ditemui di restoran lain.

 Lauk yang disediakan Kalasan dipajang di steling bening yang membuat hasrat makan menjadi sulit dikontrol. Makanan pun berkesan sangat rumahan. Ada tumis bunga pepaya dicampur teri medan. Meski bunga pepaya pahit, tapi rasa pahit itu sangat minim, yang ada adalah pedas dan gurih. Jika singgah ke Kalasan, saya tidak pernah bisa melupakan bunga pepaya ini.

 Juga ada pepes gembung. Satu ekor gembung dengan berat sekitar 1 ons di panggang yang dibalut daun pisang. Didalamnya terdapat daun ubi dan bumbu berwarna kuning kemerahan. Hmm, pepes yang luar biasa.  Saya begitu menyukai pepes ini, membangkitkan kenangan pada masakan ibu sewaktu kecil.Mama saya selalu memasak ikan gembung dengan cara dipepes, katanya menu pepes ini sangat sehat. Ketika ikan dibungkus dalam daun pisang, nutrisi ikan yang mengandung protein dan omega 3  terjaga didalamnya.  Sekarang saya jarang bisa masak seperti ini, lagi-lagi karena kesibukan pekerjaan yang sangat padat.

 Menurut Nancy Pratiwi, Manager Kalasan Kualanamu, ikan pepes khas Kalasan tidak menggunakan kelapa. “Bumbunya antara lain bawang merah, bawang putih, cabai merah, ketumbar yang digiling halus. Kita campur dengan daun ubi, baru dibungkus daun pisang dan dibakar di oven,”ungkapnya. Gembung yang masih segar adalah syarat utama agar si pepes terasa lezat dan gurih.

 Kalasan juga menyediakan menu jajanan mulai dari soto, sup, bakso, mie sop dan paling istimewa adalah mie goreng. Mie goreng Kalasan (orang Medan menyapa mie gomak) menggunakan jenis mie lidi khas Sumatera yang dimasak dengan bumbu goreng, selanjutnya terdapat satu mangkok kecil bumbu kacang . Mie yang mirip spaghetti itu dijual Rp 15  Ribu per porsi.

Kalasan buka sejak pukul  04.45 WIB  hingga pukul 19.45 WIB. Bagi mereka yang pergi dengan jadwal penerbangan pertama bisa bersantap di tempat ini. Restoran ini begitu ramai, saking ramainya pelanggan harus menggunakan nomor daftar antri.  Siang itu saya menutup santap siang dengan hati yang puas dan berharap momen itu terulang kembali.

Editor:Sisie
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww