Pasca Kebakaran Mal yang Tewaskan 64 Orang, Gubernur Aman Tuleyev Putuskan Mundur

Pasca Kebakaran Mal yang Tewaskan 64 Orang, Gubernur Aman Tuleyev Putuskan Mundur
Kebakaran pusat perbelanjaan terjadi di Kota Siberia, Kemerovo, Rusia Ahad (25/3) lalu. (republika.co.id)
Kamis, 01 Maret 2018 16:15 WIB
JAKARTA - Kebakaran pusat perbelanjaan terjadi di Kota Siberia, Kemerovo, Rusia, Ahad (25/3) lalu. Sedikitnya 64 orang tewas akibat kebakaran tersebut.

Gubernur Kemerovo Aman Tuleyev merasa sangat bersalah atas tragedi tersebut. Karena itu, Aman Tuleyev memutuskan mengundurkan diri sebagai gubernur Kemerovo.

Dikutip dari republika.co.id, Tuleyev mengungkapkan pada Ahad (1/4) bahwa dia telah mengundurkan diri. Dalam sebuah video yang diunggah di situs web pemerintah daerah, dia menyatakan pengunduran dirinya.

''Ini adalah keputusan yang benar, sadar dan sungguh-sungguh,'' katanya.

Kebakaran pusat perbelanjaan di kota Siberia, Kemerovo, Rusia pada Ahad (25/3) lalu, menewaskan sedikitnya 64 orang, 41 di antaranya adalah anak-anak.

Pada Rabu (28/3) banyak kerabat yang mengaku puluhan orang keluarganya, termasuk anak-anak, belum ditemukan.

Para keluarga korban berkumpul di lokasi kejadian saat api telah padam. Kesedihan membuat mereka melakukan aksi demonstrasi dan dilaporkan mereka meneriakkan agar Vladimir Putin mundur. Putin baru saja terpilih sebagai presiden Rusia, dengan menduduki jabatan keempatnya.

Empat orang telah dituduh terlibat dalam tragedi itu. Termasuk dua orang yang bekerja di pusat perbelanjaan. Para penyelidik mengatakan alarm kebakaran dimatikan dan pintu keluar diblokir.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww