Suami Durjana, Sekongkol dengan Dokter Curi dan Jual Ginjal Istrinya

Suami Durjana, Sekongkol dengan Dokter Curi dan Jual Ginjal Istrinya
Sarkar, wanita India yang ginjalnya dicuri dan dijual suaminya. (kompas.com)
Jum'at, 09 Februari 2018 09:19 WIB
NEW DELHI - Seorang pria di West Bengal, India, tega mencuri dan menjual ginjal istrinya. Tindakan zalim itu dilakukan suami durjana tersebut karena keluarga sang istri tidak membayarkan mas kawin yang dijanjikan.

Dikutip dari kompas.com, kepolisian di West Bengal, mengumumkan telah menangkap pria tersebut beserta adiknya. Penangkapan itu dilakukan setelah sang istri, Rita Sarkar, melapor telah kehilangan salah satu ginjalnya.

Hindustan Times via BBC mewartakan, Kamis (8/2/2018), kejadian yang menimpa Sarkar itu berawal pada 2016.

Saat itu, Sarkar mengeluhkan sakit pada perutnya setelah meminum-minuman ringan yang ditawarkan adik iparnya. Oleh sang suami, dia kemudian dibawa ke sebuah rumah sakit swasta di Kolkata.

Di sana, sang suami yang bernama Biswajit Sarkar itu mengatakan bahwa Sarkar terkena radang usus buntu.

''Suami saya dan dokter mengatakan saya akan baik-baik saja setelah menjalani operasi untuk mengangkat usus buntu saya,'' kata Sarkar.

Hal yang mengherankan, setelah operasi, suami Sarkar memperingatkan Sarkar agar tidak menceritakan operasi itu kepada orang lain atau keluarganya.

Selain itu, rasa sakit yang dirasakan oleh Sarkar ternyata masih sama. ''Saya meminta agar dibawa ke dokter. Namun, dia tidak menghiraukannya,'' katanya.

Oleh keluarganya, Sarkar lalu dilarikan ke Rumah Sakit Universitas North Bengal untuk dilakukan USG.

Betapa terkejutnya Sarkar ketika dokter memberitahunya bahwa ginjal kanannya tidak kelihatan.

Dilansir The Telegraph India, Sarkar kembali melakukan USG di akhir 2017. Hasilnya pun sama. Ginjal kanannya tidak ada.

Sarkar kemudian menyadari mengapa saat itu suaminya melarang untuk menceritakan operasi di Kolkata.

''Suami saya telah menjual ginjal saya karena keluarga saya tidak mampu membayar dowry,'' ujar Sarkar.

Hindustan Times memberitakan, keluarga Biswajit meminta dowry atau mahar sebagai maskawin senilai 200.000 rupee India atau sekitar Rp42,3 juta.

Adapun seperti dilaporkan BBC, praktik pemberian dowry dari keluarga perempuan ke keluarga pria telah dilarang sejak 1961.

Inspektur Polisi Udayshankar Roy mengatakan, Biswajit dan adiknya, Shyamal, langsung ditangkap pada Senin (5/2/2018).

Kepada polisi, Biswajit mengaku telah menjual ginjal istrinya ke seorang pengusaha di Chhattisgarh.

Roy menuturkan, dia telah membentuk  tim untuk menginvestigasi jaringan perdagangan organ manusia di sana.

''Kami juga akan menggerebek rumah sakit di Kolkata karena mereka membantu aksi penjualan organ itu,'' kata Roy.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww