Dicecar Hakim, Setya Novanto Berkali-kali Membantah

Dicecar Hakim, Setya Novanto Berkali-kali Membantah
Setya Novanto menjawab pertanyaan wartawan. (tempo.co)
Jum'at, 03 November 2017 13:28 WIB
JAKARTA - Setelah berkali-kali mangkir, akhirnya Setya Novanto memenuhi panggilan jaksa penuntut umum KPK sebagai saksi pada persidangan korupsi proyek e-KTP, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (3/11/2017).

''Ada momen lain pertemuan di Grand Melia, dikatakan disana anda bertemu dengan beberapa pihak, Diah juga ada Irman, Sugiharto dan Andi. Ini Benar?'' tanya ketua majelis hakim Jhon Halasan Butarbutar kepada Setnov, di Pengadilan Tipikor, Jumat.

''Tidak benar,'' ujar Setnov menjawab.

''Pertemuan anda benar benar tidak ikut di sana?'' cecar hakim.

''Betul. Saat itu saya belum datang jam 6. Karena jam 6 belum buka jadi enggak benar,'' ujar Setnov membantah.

Kerap mendengar bantahan, Jhon mempertanyakan konsistensi kesaksian ketua DPR sekaligus ketua umum partai Golkar itu. Dia mengatakan sejumlah saksi mengatakan ada pertemuan yang dihadiri oleh Setnov. Pun halnya dengan Andi Narogong yang tidak menampik kesaksian sejumlah saksi.

''Ada sumber mengatakan begitu dan ketika saksi yang bersangkutan kasih kesaksian saya mempersilakan untuk menyatakan keberatannya tapi terdakwa waktu itu tidak mengatakan keberatan,'' ujar Jhon.

Sementara dalam surat dakwaan milik Andi, dikemukakan ada pertemuan yang dihadiri oleh Setya Novanto, pejabat Kemendagri yakni Irman, Sugiharto, dan Diah Anggareni, serta Andi di Grand Melia Hotel, Jakarta Pusat.

Pertemuan dilakukan pagi hari sekitar pukul 06.00 Wib yang intinya membahas proyek e-KTP.

''Sekitar pukul 06.00 terdakwa bertemu dengan Setya Novanto bersama Diah Aggraini, Irman, dan Sugiharto di hotel Grand Melia Jakarta. Pada pertemuan itu, Setya Novanto menyatakan dukungannya dalam pembahasan anggaran proyek penerapan KTP berbasis NIK secara nasional,'' ujar jaksa Irene saat membacakan surat dakwaan Andi.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww