2 Bocah Kakak-beradik Tewas Keracunan Obat Kutu, Ternyata Pestisida Merek Ini Mereka Gunakan

2 Bocah Kakak-beradik Tewas Keracunan Obat Kutu, Ternyata Pestisida Merek Ini Mereka Gunakan
Qaulan Shakila, bocah korban keracunan obat kutu rambut. (harianjogja)
Minggu, 27 Agustus 2017 16:29 WIB
BOYOLALI - Empat orang satu sekeluarga di Boyolali, Jawa Tengah, keracunan obat kutu, Jumat malam. Dua bocah kakak-beradik korban keracunan akhirnya meninggal, sedangkan dua lagi masih dirawat intensif di rumah sakit.

Polres Boyolali telah melakukan penyelidikan kasus dugaan keracunan usai mengobati kutu rambut, yang menimpa ibu dan ketiga anaknya tersebut. Selain memeriksa sejumlah saksi, polisi juga telah menyita botol racun serangga yang digunakan untuk mengobati kutu rambut.

Informasi yang dikumpulkan detikcom, obat insektisida itu sebelum digunakan terlebih dahulu diracik dengan dicampur air. Selanjutnya, dimasukkan ke botol kecil bekas botol pewarna pakaian.

Kasatreskrim Polres Boyolali, AKP Miftakul Huda, mengatakan berkait kasus ini pihaknya sudah melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan barang bukti dan meminta keterangan sejumlah saksi.

"Kami sudah menyita barang bukti obat serangga merek Diazinon dan botol kecil bekas pewarna pakaian," kata Miftakul Huda, Minggu (27/8/2017).

Pihaknya akan membawa sisa cairan yang ada di botol tersebut ke laboratorium forensik (Labfor). Untuk keperluan ini, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan.

Huda menyatakan, belum bisa memastikan penyebab keracunan yang dialami ke empat korban, apakah dari obat racun serangga itu atau bukan.

''Kami belum bisa memastikan, karena masih menunggu hasil lab kedokteran,'' ujarnya.

Lebih lanjut Huda mengungkapkan, dalam penyelidikan kasus ini pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi, baik itu antara lain saksi pelapor, saksi yang mengetahui pemesanan obat kutu oleh ibu korban, serta saksi yang membelikan diazinon, hingga saksi yang mengetahui pencampuran obat Diazinon dengan air.

''Dari pihak keluarga belum bisa kami mintai keterangan karena masih berduka. Saksi korban juga belum bisa diminta keterangannya karena masih dirawat di rumah sakit,'' imbuh dia.

Pihaknya juga akan memeriksa ahli BPOM dan Disperindag. Selain itu juga saksi dari pihak korban.

''Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan tentang pemeriksaan cairan yang masih ada (sisa dalam botol) ke Labfor,'' pungkasnya.***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:SerbaSerbi

GoSumbar.com Sekeluarga Keracunan Obat Kutu Rambut, 2 Bocah Kakak-beradik Tewas, 2 Korban Masih Dirawat Intensif
GoSumbar.com Mahfud Ungkap Tarif Suap Rektor UIN Rp5 Miliar, KPK Diminta Selidiki
GoSumbar.com Ditentukan Menag, Busyro Sebut Ada Potensi Suap dalam Pemilihan Rektor UIN
GoSumbar.com Orang Misterius Obrak-abrik Isi Masjid di Banyumas, 50 Kitab Kuning dan Alquran Dibuang ke Sumur
GoSumbar.com Survei Kompas; Kader Partai Pengusung Jokowi Banyak Membelot, Golkar 41,7%, Hanura 38,9% dan PKB 30,1%
GoSumbar.com Waktunya Sudah Dekat, Hampir Semua Agenda Kampanye Prabowo-Sandi Belum Dapat Izin dari Aparat
GoSumbar.com Wanita Cantik Ini Lakukan Pemerasan dengan Modus Ajak Pria Tidur di Kamar Kos
GoSumbar.com Petani Bawang yang Pernah Mengeluh Sambil Menangis di Hadapan Sandiaga Uno Ditahan Polisi
GoSumbar.com Kasus Proyek Meikarta, Demiz Pernah Lapor ke Jokowi Ada Menteri Main Bola Panas, Sebut Nama Luhut, Mendagri dan Sofyan
GoSumbar.com Survei Kompas; Prabowo-Sandi Kuasai DKI, Jabar, Banten dan Sumatera
GoSumbar.com Ditembak Kelompok Bersenjata, 1 Anggota Brimob Tewas dan 2 Terluka
GoSumbar.com Video Polisi Ajak Warga Teriak Jokowi Yes Yes Yes Viral, Polri Akan Cek Akun Penyebar
GoSumbar.com Panglima TNI Mutasi dan Promosikan 72 Pati AD, AL dan AU, Ini Daftar Lengkapnya
GoSumbar.com Tanah Wakaf yang di Atasnya Berdiri Masjid Dicaplok Warga Asing, Ribuan Jamaah Demo ke Kantor BPN
GoSumbar.com Gempa Guncang Pariaman Dinihari Tadi, Berpusat di Darat pada Kedalaman 10 Kilometer
GoSumbar.com KPK Temukan Rp180 Juta dan USD 30 Ribu dari Ruang Kerjanya, Menag: Mohon Maaf Saya Belum Bisa Klarifikasi
GoSumbar.com KPK Duga Romy dan Pejabat Kemenag Sekongkol, Sejumlah Barang Bukti Ditemukan di Ruang Kerja Menag
GoSumbar.com Dukung Prabowo-Sandi, Erwin Aksa Dipecat Golkar
wwwwww