Gawat, 4 WN China Tanam 5.000 Batang Cabai Berbakteri di Bogor, Diduga Bertujuan Punahkan Cabai Indonesia, Berpotensi Rugikan Petani Rp54 Triliun

Gawat, 4 WN China Tanam 5.000 Batang Cabai Berbakteri di Bogor, Diduga Bertujuan Punahkan Cabai Indonesia, Berpotensi Rugikan Petani Rp54 Triliun
Cabai berbakteri. (liputan6.com)
Jum'at, 09 Desember 2016 07:35 WIB
TANGERANG - Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Soekarno-Hatta memusnahkan 5.000 batang cabai mengandung bakteri berbahaya, erwina chrysanthem, di instalasi karantina Bandara Soekarno-Hatta.

"Bakteri ini bisa menyebabkan kerusakan gagal produksi hingga mencapai 70 persen petani cabai di Indonesia," kata Kepala Pusat Karantina Tumbuhan dan Keamanan Hayati Nabati, Antarjo Dikin, Kamis (8/12).

Ribuan tanaman cabai ini sengaja diberi atau dicampur bakteri oleh pelaku yang berasal dari China. Menurut Antarjo, para pelaku sengaja membawa tanaman cabai dari negara asalnya secara ilegal atau tanpa sertifikasi sebelumnya.

"Mereka berinisial C, Q, B dan H yang berhasil diamankan Imigrasi Bogor," kata Antarjo.

Keempat pelaku ini bahkan sudah menyewa lahan seluas 4 ribu meter persegi untuk menanam cabai berbakteri ini. Bila sudah panen, rencananya dipasarkan ke pasar-pasar besar yang ada di Indonesia.

Menurut Antarjo, bila saja keempat WN China ini berhasil memanen cabai berbakteri, potensi kerugian ekonomi bisa mencapai Rp45 triliun. Hal ini lantaran dikhawatirkan penyebaran bakteri bisa meluas dan merusak tanaman lain.

Kini, petugas terus mencari tahu motif yang dilakukan para pelaku. Namun, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, keempat pelaku terancam hukuman 3 tahun kurungan penjara dan denda sebesar Rp 150 juta.***

Editor:hasan b
Sumber:liputan6.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww