Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rahmad Darmawan Nilai Pemain Depan Madura United Kurang Tenang
GoNews Group
24 jam yang lalu
Rahmad Darmawan Nilai Pemain Depan Madura United Kurang Tenang
2
Pilkada 2020, Tito Tunjuk 4 Pejabat jadi Pjs. Gubernur
GoNews Group
21 jam yang lalu
Pilkada 2020, Tito Tunjuk 4 Pejabat jadi Pjs. Gubernur
3
Anggota Dewan Bermesraan dengan Istri Saat Rapat Virtual Bahas Anggaran, Begini Kejadiannya
Internasional
21 jam yang lalu
Anggota Dewan Bermesraan dengan Istri Saat Rapat Virtual Bahas Anggaran, Begini Kejadiannya
4
RSO Dan Mimi Irawan Berharap Rudy Hartono Cepat Sembuh
GoNews Group
21 jam yang lalu
RSO Dan Mimi Irawan Berharap Rudy Hartono Cepat Sembuh
5
HNW: Pencabutan Klaster Pendidikan Bukti RUU Ciptaker Bermasalah
Pemerintahan
22 jam yang lalu
HNW: Pencabutan Klaster Pendidikan Bukti RUU Ciptaker Bermasalah
6
TPS Keliling Riskan Kecurangan, DPR Minta Pemerintah Kaji Ulang
GoNews Group
23 jam yang lalu
TPS Keliling Riskan Kecurangan, DPR Minta Pemerintah Kaji Ulang

Korban Pemukulan Saat Demo di DPR, Seorang Mahasiswa Pendarahan Otak

Korban Pemukulan Saat Demo di DPR, Seorang Mahasiswa Pendarahan Otak
Suasana ricuh saat demo mahasiswa di depan gedung DPR, Selasa (24/9). (liputan6.com)
Rabu, 25 September 2019 13:46 WIB
JAKARTA - Tim medis Rumah Sakit Umum Pusat Pertamina (RSPP) Jakarta hari ini masih merawat tiga mahasiswa korban kekerasan saat demo di depan gedung DPR Senayan, Selasa (24/9).

Dikutip dari sinarharapan.co, tiga mahasiswa yang dirawat itu merupakan bagian dari 90 pasien yang diterima RSPP sejak Selasa pukul 16.30 WIB hingga Rabu dini hari 01.00 WIB.

Satu dari tiga mahasiswa yang masih dirawat itu mengalami trauma benda tumpul yang menyebabkan kompresi kepala bagian parietal kanan (pendarahan).

''Saat ini pasien dirawat di ICU, kondisi stabil. Penanganan dengan observasif terapi. Apabila ada kondisi tertentu mungkin akan operasi,'' ujar Direktur RSPP dr Kurniawan Iskandarsyah, SpJP(K), FIHA dalam konferensi pers Rabu (25/9/2019).

Seorang lainnya mengalami kompresi trauma benda tumpul di tulang belakang akibat terjatuh saat lari. Kondisinya juga baik dan tidak memerlukan operasi.

Satu pasien lainnya mengalami kompresi trauma tumpul di kepala dan mendapat jahitan. Namun karena gas air mata dia mengalami muntah-muntah dan dehidrasi.

Belum dapat dipastikan hal spesifik yang menyebabkan trauma benda tumpul di kepala ketiga pasien.

''Kami belum bisa kasih info mengenai nama, karena harus ada izin dari keluarga pasien. Sementara 3 orang ini laki-laki. Satu orang 19 tahun, dua orang 20 tahun,'' dr Kurniawan menambahkan seperti dilaporkan detik.com.***

Editor:hasan b
Sumber:sinarharapan.co
Kategori:Ragam

wwwwww