Telur Ayam Raksasa Seberat 176 Gram Bingungkan Ahli Unggas, Ini Penampakannya

Telur Ayam Raksasa Seberat 176 Gram Bingungkan Ahli Unggas, Ini Penampakannya
Telur ayam berukuran raksasa. (republika.co.id)
Rabu, 07 Maret 2018 11:35 WIB
QUEENSLAND - Seekor ayam di Quensland, Australia, menghasilkan sebuah telur berukuran raksasa. Fenomena tersebut membuat bingung Profesor Associate Raf Freire dari fakultas kedokteran hewan di Charles Sturt University.

Dikutip dari republika.co.id, telur raksasa yang dijuluki 'babushka' dihasilkan oleh seekor ayam yang dibiakkan tanpa kandang, atau free range, di peternakan Stockman's Eggs yang berada di kawasan Atherton Tablelands, Cairns Barat, di Queensland.

Peternak Scott Stockman mengatakan salah satu pekerjanya yang pertama kali menemukan telur unik tersebut.

''Ini menjadi telur terbesar yang pernah diproduksi di peternakan ini sejak pertama kali berdiri di tahun 1923, tiga generasi yang lalu,'' kata Scott.

Scott menjelaskan, berat telur tersebut mencapai 176 gram, dengan ukuran tiga kali dari rata-rata telur biasa.

Setelah dipecahkan, mereka menemukan telur kecil kedua yang ada di dalamnya.

Profesor Associate Raf Freire mengaku belum pernah melihat telur ayam sebesar ini sebelumnya. ''Sejujurnya, saya tidak begitu tahu bagaimana keadaannya,'' katanya.

Profesor Freire mengatakan sepertinya ayam tersebut sudah menghasilkan telur seperti biasa, tapi entah mengapa tidak pernah dibaringkannya.

Ia mengatakan biasanya telur dihasilkan oleh ayam betina beberapa jam kemudian, tapi dalam kasus ini mungkin bukan itu yang terjadi.

''Keesokan harinya, bukan telur yang dibaringkan seperti biasanya, tapi apa yang terjadi adalah ada sel telur lain yang dilepaskan,'' ujarnya.

''Secara biologis saya sulit mengerti mengapa telur yang lebih kecil tidak pernah keluar, ini sangat aneh,'' sambungnya.

Meski menurutnya ganjil, telurnya tetap aman untuk dimakan. ''Biasanya kuning telur yang ganda atau ada tiga baik-baik saja, jadi saya tidak mengerti apa yang salah dengan yang ini.''

Scott mengatakan telur ini berasal dari ayam betina yang berkeliaran di peternakannya. ''Kita mendapat 50 ribu telur setiap harinya, jadi kita tak terlalu tertarik untuk memakannya.''***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam
wwwwww