Penumpang AirAsia Protes karena Celana Dalam dan Payudara Pramugari Terlihat

Penumpang AirAsia Protes karena Celana Dalam dan Payudara Pramugari Terlihat
Pramugari AirAsia. (jurnalpagi)
Rabu, 24 Januari 2018 06:44 WIB
WELLINGTON - Seragam pramugari pesawat AirAsia yang terlalu seksi membuahkan protes dari seorang penumpang bernama Dr June Robertson. Pnumpang pesawat asal Selandia Baru itu merasa tak nyaman karena bisa melihat celana dalam dan payudara sang pramugari.

June Robertson mengalami kejadian itu pada Oktober 2017 di Bandara Kuala Lumpur.

Selain memprotes maskapai, Robertson juga menulis sepucuk surat kepada senator Malaysia untuk mengeluhkan rasa jijiknya.

''Saya merasa sangat tersinggung oleh rok yang sangat pendek yang dikenakan wanita-wanita ini di AirAsia,'' kata Robertson dalam suratnya, yang dikutip news.com.au, Senin (22/1/2018).

''Maskapai penerbangan Eropa, NZ (Selandia Baru), maskapai Australia atau Amerika Serikat tidak mengenakan rok pendek seperti itu,'' lanjut dia.

''Saya merasa itu cukup menjijikkan bagi diri saya karena tidak semua orang menghargai ini,'' kata Robertson.

''Salah satu wanita AirAsia membungkuk di supermarket dan saya melihat celana dalamnya, mengerikan!,'' sambung Robertson.

''Pada Penerbangan AirAsia dari Auckland ke Kuala Lumpur pada bulan Oktober 2017 wanita yang melayani kita di kursi kelas bisnis premium membiarkan blusnya terbuka dan saya bisa melihat bagian atas payudaranya,'' imbuh Robertson.

''Saya keberatan dan memintanya untuk menutup dengan jaketnya saat dia membungkuk di atas kami.''

Robertson mengatakan bahwa maskapai tersebut membiarkan reputasi Malaysia turun. Hal itu, kata dia, akan memberi kesan yang salah pada orang Malaysia.

''Laki-laki berpakaian sangat terhormat dan sangat profesional,'' ujar dia membandingkannya dengan seragam pramugari.

Senator Mamat yang menerima surat keluhan penumpang asal Selandari Baru itu, baru-baru ini juga membahas masalah seragam staf maskapai AirAsia. Sedangkan pihak maskapai AirAsia belum menanggapi permintaan untuk berkomentar yang diajukan media.***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:Ragam
wwwwww