Elisha Kehilangan Rahim dan Kedua Payudaranya Gara-gara Dokter Salah Diagnosa

Elisha Kehilangan Rahim dan Kedua Payudaranya Gara-gara Dokter Salah Diagnosa
Elisha Cooke-Moore. (mynewshub)
Jum'at, 27 Oktober 2017 08:44 WIB
OREGON - Elisha Cooke-Moore, seorang wanita berusia 36 tahun di Oregon, mengalami nasib sangat tragis. Dia kehilangan rahim dan kedua payudaranya gara-gara kesalahan dokter melakukan diagnosa.

Sebelumnya Elisha diberitahu dokter yang merawatnya, bahwa berdasarkan hasil diagnosa, dia berisiko menderita kanker payudara dan kanker rahim.

Menurut laporan uji genetik itu, Cooke-Moore mempunyai mutasi genetik MLH1 dan BRCA1 serta Sindrom Lynch yang berpotensi memicu 50 persen kanker payudara dan 80 persen kanker rahim.

Keputusan tersebut menunjukkan dia harus menjalani mastektomi berganda (pembuangan tisu payudara) dan histerektomi (pembuangan rahim).

Namun, selepas Cooke-Moore menjalani pembedahan tersebut, dia mengikut saran supaya berjumpa dengan dokter lain.

Ternyata dokter lain itu menyatakan bahwa keputusan ujian genetik yang dilaluinya sebelum ini hasilnya sebenarnya negatif, bukan positif.

''Dia merasakan hidupnya sudah musnah selepas mendapati apa yang dokter itu maklumkan. Pembedahan tersebut boleh mengakibatkan dia menopause lebih awal, terpaksa menjalani berbagai pembedahan susulan dan menyebabkannya mengalami tekanan perasaan,'' kata Christopher Cauble, peguam Cooke-Moore.

Elisha Cooke-Moore juga mengungkapkan kekecewaannya dengan apa yang telah terjadi pada dirinya.

''Hidup saya sudah musnah. Duit yang banyak pun tidak mampu membetulkan balik apa yang telah mereka lakukan kepada saya. Tidak sama sekali,'' katanya kepada portal Time.

Laporan Time, tujuan Elisha Cooke-Moore menjalani ujian genetik itu sebagai langkah berjaga-jaga, kerana ibu dan neneknya menderita kanker.***

Editor:hasan b
Sumber:mynewshub.cc
Kategori:Ragam
wwwwww