Tumbuh Pesat, Jumlah Umat Islam Diprediksi 3 Miliar pada 2060, Ini Penyebabnya

Tumbuh Pesat, Jumlah Umat Islam Diprediksi 3 Miliar pada 2060, Ini Penyebabnya
Bocah Muslim membaca Alquran. (int)
Senin, 09 Oktober 2017 18:04 WIB
JAKARTA - Jumlah umat Islam tumbuh dengan pesat. Pew Research Center memprediksi, tahun 2060 jumlah umat Islam di dunia mencapai 3 miliar jiwa atau meningkat 70 persen dari 1,8 miliar pada 2015.

Menurut lembaga penelitian yang berbasis di Washington DC, Amerika Serikat, itu, populasi kaum Muslim diproyeksikan akan naik sebesar 32 persen pada dekade mendatang.

Cendekiawan Muslim Adian Husaini menuturkan, pesatnya laju pertumbuhan umat Islam di dunia dewasa ini bisa terjadi karena beberapa sebab. Pertama, dalam ajaran Islam ada anjuran kepada para pe me luknya untuk menikah dan menyambung keturunan.

Anjuran itu seperti disabdakan Rasulullah SAW, ''Kawinilah perempuan yang penyayang lagi subur (mampu melahirkan anak yang banyak), karena aku akan membanggakan banyaknya kalian di hadapan segala umat,'' (HR Ahmad).

Menurut Adian, hadis di atas menyiratkan tentang keutamaan Muslim yang memiliki banyak anak. ''Konsep semacam ini tidak dimiliki oleh peradaban lain, apalagi peradaban Barat yang sekarang ini sedang mengalami minus pertumbuhan penduduknya,'' ujar Adian kepada Republika, belum lama ini.

Dia mengatakan, di dalam ajaran Islam, menikah dan mengasuh anak termasuk bagian dari ibadah. Hal itu membuat kaum Muslim pun merasa termotivasi untuk menyambung keturunan dan mendidik buah hati mereka menjadi anak yang saleh.

''Sebab, anak yang saleh akan menjadi penyambung amalan untuk orang tuanya yang sudah meninggal. Ini juga menjadi salah satu alasan umat Islam berikhtiar untuk memperbanyak keturunannya,'' ucap Adian.

Di beberapa negara maju, kata dia, pertumbuhan penduduknya menjadi minus karena tidak adanya konsep ibadah tersebut dalam sistem perkawinan mereka.

Berkembangnya gaya hidup yang terlalu seku ler menyebabkan sebagian dari masyarakat di sana tidak lagi menjadikan pernikahan sebagai satu peristiwa yang sakral dalam kehidupan mereka.

Berdasarkan data 2015, pertumbuhan pen duduk Jepang kini berada di angka mi nus 1,31 persen. Angka kematian di Negeri Sakura itu mencapai 9,38 persen, lebih tinggi dari angka kelahirannya yang hanya 8,07 persen.

Sementara, pertumbuhan penduduk di Jerman saat ini tercatat berada di posisi minus 2,87 persen. Angka kematian di Negeri Panser itu mencapai 11,29 persen, melebihi angka kelahirannya yang hanya 8,42 persen.

Selain Jerman, ada 25 negara lainnya di Eropa yang saat ini juga mengalami pertumbuhan penduduk yang minus.

''Adanya konsep ibadah dalam sistem perkawinan Islam menyebabkan pertumbuhan populasi Muslim menjadi paling cepat dibandingkan dengan komunitas-komunitas agama lainnya,'' tutur Adian.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam

GoSumbar.com Tahun 2050, Negara Berpenduduk Muslim Terbesar Bukan Lagi Indonesia
GoSumbar.com Ingat, Supermoon Terbesar dan Paling Terang Terjadi Besok Malam
GoSumbar.com Wanita Cantik Ini Hembuskan Nafas Terakhir Beberapa Jam Usai Dinikahi Tunangannya
GoSumbar.com Kasur Ini Bisa Deteksi Pasangan Berselingkuh, Begini Sistim Kerjanya
GoSumbar.com Rasulullah SAW Suruh Umatnya Duduk Saat Buang Air Kecil, Ternyata Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Pria
GoSumbar.com Tradisi Unik, Para Wanita di Pegunungan Himalaya Miliki Beberapa Suami, Ini Sejumlah Alasannya
GoSumbar.com Unik, Wanita Suku Ini Boleh Berganti Suami Setiap Malam
GoSumbar.com Rutinlah Konsumsi Buah Nangka, Ini 8 Khasiatnya bagi Kesehatan, Termasuk Cegah Kanker dan Turunkan Berat Badan
GoSumbar.com Masyarakat Korsel Pilih Pelihara Hewan dari pada Punya Anak, Ini Penyebabnya
GoSumbar.com Tunda Pengobatan Leukimia Demi Bayinya, Brianna Meninggal Bebeberapa Hari Usai Melahirkan
GoSumbar.com Model Supercantik Ini Ternyata Bukan Manusia, Melainkan . . . .
GoSumbar.com Dihujat karena Masih Susui Putranya Berusia 7 Tahun, Begini Jawaban Wanita Ini
GoSumbar.com Cerai dengan Jeff Bezos, MacKenzie Mendadak Jadi Wanita Terkaya di Dunia, Hartanya Rp978,24 Triliun
GoSumbar.com Mengenang Ayah Prabowo Subianto, Sumitro Djojohadikusumo Sang Begawan dan Arsitek Ekonomi Indonesia, Mengubah Struktur Kolonial ke Nasional
GoSumbar.com Tampil Kompak, Prabowo - Sandiaga Dinilai Paling Cocok Pimpin Indonesia
GoSumbar.com Cerai dengan Jeff Bezos, Wanita Ini Bakal Terima Rp967,5 Triliun
GoSumbar.com Beruntunglah Orangtua Memiliki Anak Perempuan, Ini Keutamaannya
GoSumbar.com April Fuller, Mahasiswi Sastra Inggris yang Jadi Muslimah karena Anggap Islam Rasional, Tak Goyah Meski Dituduh Kakeknya Teroris
wwwwww