Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Otong Tewas Usai Ditangkap dan Kepalanya Dibungkus Lakban, Polisi Sebut Karena Sesak Napas
Peristiwa
9 jam yang lalu
Otong Tewas Usai Ditangkap dan Kepalanya Dibungkus Lakban, Polisi Sebut Karena Sesak Napas
2
Otong Tewas Diduga Disiksa Polisi, Jokowi dan DPR Didesak Revisi KUHAP
Hukum
9 jam yang lalu
Otong Tewas Diduga Disiksa Polisi, Jokowi dan DPR Didesak Revisi KUHAP
3
Viral Pedagang Nangis Dilarang Jualan Usai Tegur 'Istri Wakapolda'
Peristiwa
8 jam yang lalu
Viral Pedagang Nangis Dilarang Jualan Usai Tegur Istri Wakapolda
4
Tito Karnavian: Air Wudhu Tidak Membunuh Virus Corona
Kesehatan
8 jam yang lalu
Tito Karnavian: Air Wudhu Tidak Membunuh Virus Corona
5
Berharap Anak Masuk Akpol, Anggota Polisi Tertipu Rp1,35 Miliar, Pelakunya Tersangka Korupsi Rp5,9 Miliar
Hukum
13 jam yang lalu
Berharap Anak Masuk Akpol, Anggota Polisi Tertipu Rp1,35 Miliar, Pelakunya Tersangka Korupsi Rp5,9 Miliar
6
Akibat Pandemi, Ratusan Mama Muda Bakal jadi Janda Baru
Peristiwa
8 jam yang lalu
Akibat Pandemi, Ratusan Mama Muda Bakal jadi Janda Baru
Loading...
Home >  Artikel >  Ragam

Topan Kammuri Renggut 13 Jiwa di Filipina

Topan Kammuri Renggut 13 Jiwa di Filipina
Sampah berupa kayu dan benda-benda lainnya menutupi pemukiman warga Filipina pasca diamuk Topan Kammuri. (kompas.com)
Kamis, 05 Desember 2019 15:38 WIB
MANILA - Bencana Topan Kammuri yang menerjang Filipina sejak beberapa hari lalu telah merenggut sedikitnya 13 jiwa.

Dikutip dari kompas.com, otoritas Filipina mengonfirmasi, selain menyebabkan 13 orang tewas, Topan Kammuri juga menumbangkan pohon dan meratakan rumah di bagian utara pada Selasa waktu setempat (4/12/2019).

Pada Rabu (4/12/2019), pemerintah lokal menyatakan satu orang tenggelam dan tiga lainnya terbunuh akibat terkena pohon dan benda melayang lainnya.

Badan bencana Filipina tidak menyebut apa saja penyebab 13 korban tewas dari terjangan Topan Kammuri di Filipina.

Namun seperti diwartakan AFP Kamis (5/12/2019), polisi menduga mereka tewas akibat tenggelam atau tertimpa pohon.

Juru bicara badan bencana nasional Mark Timbal berujar, pihaknya belum mendapatkan laporan adanya penemuan jenazah.

Saat ini, mereka masih melakukan verifikasi di lapangan. ''Ada kemungkinan korban tewas bisa bertambah meski kami tak berharap demikian,'' katanya.

Topan Kammuri menerjang total 135 sekolah, 1.200 rumah, dan menyebabkan kerugian panen hingga 16 juta dollar AS (Rp225 miliar).

Setiap tahun, Filipina rata-rata dihantam 20 topan dan badai, membunuh ratusan orang dan menempatkan orang di daerah rawan bencana.

Topan terbesar yang pernah menghantam adalah Topan Super Haiyan pada 2013. Ketika itu, lebih dari 7.300 orang tewas dan hilang.

Amukan Topan Kammuri juga menyebabkan Bandara Internasional Ninoy Aquino di Manila sempat ditutup, dengan 500 penerbangan dibatalkan.

Selain itu, sekitar setengah dari perhelatan cabang olahraga SEA Games sepanjang Selasa juga terpaksa dijadwal ulang. ***

Editor : hasan b
Sumber : Kompas.com
Kategori : Ragam

Loading...
www www