Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Digrebek saat Begituan dengan Pemulung, Bu Guru Ngaku Khilaf Tergiur 'Anu Gede'
Hukum
13 jam yang lalu
Digrebek saat Begituan dengan Pemulung, Bu Guru Ngaku Khilaf Tergiur Anu Gede
2
Setelah Jokowi Kunjungi Mal dan Stasiun, DPR Tanya: Kapan Bapak Kunjungi Masjid?
Politik
18 jam yang lalu
Setelah Jokowi Kunjungi Mal dan Stasiun, DPR Tanya: Kapan Bapak Kunjungi Masjid?
3
Segera Berlakukan New Normal, MPR Minta Empat Provinsi Ini Bersiap Diri
Politik
19 jam yang lalu
Segera Berlakukan New Normal, MPR Minta Empat Provinsi Ini Bersiap Diri
4
TKA China Ngambek, Rusak Fasilitas Bandara Banyuwangi
GoNews Group
21 jam yang lalu
TKA China Ngambek, Rusak Fasilitas Bandara Banyuwangi
5
Demokrat: Waspadalah Gerakan PKI di Tengah Kegaduhan Pandemi
Politik
16 jam yang lalu
Demokrat: Waspadalah Gerakan PKI di Tengah Kegaduhan Pandemi
6
Satgas Covid-19 DPR RI Sentil Kemendikbud soal Persiapan 'New Normal'
Pendidikan
22 jam yang lalu
Satgas Covid-19 DPR RI Sentil Kemendikbud soal Persiapan New Normal
Loading...
Home >  Artikel >  Ragam

Suami Istri Tewas Setelah Diserang Tawon Saat Melintas di Kuburan

Suami Istri Tewas Setelah Diserang Tawon Saat Melintas di Kuburan
Polisi menunjukkan bekas sarang tawon yang menyerang pasangan suami istri Suwaro dan Endriyati. (liputan6.com)
Selasa, 26 November 2019 22:43 WIB
JAKARTA - Suwaryo (62) dan istrinya, Endriyati (45), warga Desa Kebandaran, Kecamatan Bodeh, Pemalang, tewas setelah diserang kawanan tawon gung (apis dorsata), Ahad (24/11/2019).

Dikutip dari lipuutan6.com, keduanya diserang tawon saat melintas menggunakan sepeda motor di tempat pemakaman umum Dukuh Karyamukti, Desa Karangbrai, Bodeh, Pemalang.

Saat mereka melintas, tiba-tiba kawanan tawon gung yang bersarang di pekuburan itu mendadak menyerang. Mereka pun panik dan berteriak minta tolong.

Warga yang mendengar teriakan keduanya berupaya menolong. Namun warga tak kuasa dalam waktu singkat mengusir tawon yang tengah mengamuk itu . Setelah beberapa saat, barulah serangan tawon itu mereda.

''Seketika warga sekitar ikut membantu korban menghindari serangan tawon dan langsung mengantarkan korban ke Puskesmas Kebandaran,'' kata Wakil Kepala Polsek Bodeh, Ipda Suripto, dalam keterangannya, Selasa malam.

Lantaran kondisinya sudah parah, kedua korban serangan tawon ini lantas dirujuk ke Rumah Sakit Prima Medika, Pemalang. Hasil pemeriksaan, Suwaryo disengat sebanyak 60 kali. Sedangkan Endriyati menderita sengatan sebanyak 85 kali.

Meski sempat mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Prima Medika Pemalang, kedua korban akhirnya meninggal dunia. Endriyati meninggal dunia pada Senin pagi (25/11/2019) sekitar pukul 01.00 WIB.

Adapun Suwaryo, meninggal dunia selang sekitar 19 jam setelahnya, sekitar pukul 20.00 WIB. Keduanya lantas dimakamkan di Pemakaman Umum Desa Jragan, Bodeh Pemalang.

''Kami turut berbelasungkawa, semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan,'' ucapnya.

Kepala Polsek Bodeh, AKP Sriyanto mengimbau agar warga berhati-hati saat beraktivitas di sekitar area sarang tawon. Sebab, akhir-akhir ini banyak laporan serangan tawon secara mendadak .

Dia juga menugaskan Bhabinkamtibmas untuk mendata lokasi keberadaan sarang-sarang tawon di desa binaannya untuk mengantisipasi kejadian serupa.

''Diharapkan warga berhati-hati dan mengurangi aktivitas di sekitar area sarang tawon di lingkungannya,'' kata Kapolsek. ***

Editor : hasan b
Sumber : liputan6.com
Kategori : Ragam

Loading...
www www