Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sukamta Sebut New Normal Hanya Kedok Pemerintah Tutupi Kegagalan Tangani Covid-19
Politik
22 jam yang lalu
Sukamta Sebut New Normal Hanya Kedok Pemerintah Tutupi Kegagalan Tangani Covid-19
2
Ruslan Buton Ditangkap, Kolonel Sugeng Waras: Anda tidak Sendirian, Banyak Orang di Belakangmu
Hukum
4 jam yang lalu
Ruslan Buton Ditangkap, Kolonel Sugeng Waras: Anda tidak Sendirian, Banyak Orang di Belakangmu
3
Rekam Jejak Dirut TVRI yang Baru, Penggemar 'Bokep' Eks Kontributor Majalah Dewasa
Pemerintahan
7 jam yang lalu
Rekam Jejak Dirut TVRI yang Baru, Penggemar Bokep Eks Kontributor Majalah Dewasa
4
Dijerat Pasal Berlapis, Ruslan Buton Terancam Penjara Hingga 8 Tahun
Hukum
4 jam yang lalu
Dijerat Pasal Berlapis, Ruslan Buton Terancam Penjara Hingga 8 Tahun
5
Tak Setuju 'New Normal'? Ini Pesan Hergun...
GoNews Group
22 jam yang lalu
Tak Setuju New Normal? Ini Pesan Hergun...
6
Eks Kontributor Playboy Jadi Dirut TVRI, Hidayat: Dewas Kangkangi TAP MPR Etika Kehidupan Berbangsa
Politik
7 jam yang lalu
Eks Kontributor Playboy Jadi Dirut TVRI, Hidayat: Dewas Kangkangi TAP MPR Etika Kehidupan Berbangsa
Loading...
Home >  Artikel >  Ragam

Berkali-kali Tersungkur di Makam Akbar, Ibunda Remaja Korban Demo Ricuh: Allahu Akbar, Anak Saya Disiksa

Berkali-kali Tersungkur di Makam Akbar, Ibunda Remaja Korban Demo Ricuh: Allahu Akbar, Anak Saya Disiksa
Rosminah, ibunda Akbar Alamsyah, tak kuasa menahan tangis usai pemakaman anaknya di TPU Cipulir Jakarta Selatan, Jumat (11/10). (tempo.co)
Jum'at, 11 Oktober 2019 17:36 WIB
JAKARTA - Suasana haru mewarnai pemakaman Akbar Alamsyah (19), di TPU Cipulir Jakarta Selatan, Jumat pagi (11/10). Akbar merupakan korban demo ricuh di sekitar gedung DPR pada 25 September lalu.

Dikutip dari tempo.co, Rosminah, ibunda  Akbar  Alamsyah, terus menangis usai pemakaman putranya. Rosminah memeluk dan mencium nisan Akbar setelah prosesi pemakaman selesai.

Dia berulang kali menyampaikan permintaan maaf kepada sang anak. ''Maafin mama ya nak, maafin mama,'' ujarnya sambil terisak.

Rosminah sesekali mencium makam Akbar, sambil mendoakan sang anak tenang di alam sana. ''Tenang di sana.''

Keluarga dan kerabat mengingatkan sang ibu untuk tidak menangis di makam anaknya.

''Hati-hati air mata jangan sampai kena kuburan,'' kata salah seorang kerabatnya.

Ayah Akbar, Yanuar memeluk istrinya. ''Kamu kuat, harus ikhlas,'' kata Yanuar kepada istrinya.

Lagi-lagi Rosminah tersungkur di atas pusara sang anak, dan meminta maaf atas kesalahannya serta mendoakan jenazah anaknya diterima oleh Allah SWT.

''Maafkan mama ya anak, Alam baik-baik di sana. Maaf kan mama ya, mama suka marahin Alam,'' kata Rosminah sambil mencium tumpukan tanah di atas makam anaknya.

Berkali-kali Rosminah tersungkur di tanah dalam isak tangisnya.

Melihat kondisi Rosminah yang terus menangis pihak keluarga kemudian memapah Rosminah dari makam. Saat keluar dari kompleks makam, Rosminah berontak hingga jatuh ke tanah.

Ketika itu Rosminah histeris sambil meratap anaknya meninggal karena disiksa. ''Allahu Akbar, anak saya digituin, disiksa.''

Akbar meninggal di RSPAD Gatot Subroto pada Kamis petang, 10 Oktober 2019. Akbar diduga menjadi korban kekerasan saat demonstrasi pelajar di DPR RI berujung bentrokan dan kerusuhan, 25 September 2019.    

Akbar Alamsyah sempat hilang usai pamit menonton demonstrasi di DPR 'Pergerakan STM Sejabodetabek'. Baru pada 29 September, keluarga mengetahui Akbar dirawat di RSPAD Gator Subroto dalam kondisi kritis dan koma. Sebelum dirujuk ke RSPAD, Akbar sempat dirawat di RS Pelni dan Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani operasi karena retak tempurung kepala.***

Editor : hasan b
Sumber : tempo.co.id
Kategori : Ragam

Loading...
www www