Loading...    
           

Serangan Drone Hancurkan Kilang Minyak Arab Saudi, Pasokan Terganggu 5,7 Juta Barel Per Hari

Serangan Drone Hancurkan Kilang Minyak Arab Saudi, Pasokan Terganggu 5,7 Juta Barel Per Hari
Kilang minyak milik Saudi Aramco di Abqaiq. (aljazeera)
Minggu, 15 September 2019 16:31 WIB
ABU DHABI - Kilang minyak Saudi Aramco, perusahaan minyak milik negara Arab Saudi, hancur setelah dihantam serangan drone. Akibatnya, lebih setengah dari kapasitas minyak Saudi atau 5 persen dari pasokan minyak global harian terganggu.

Dikutip dari beritasatu.com, pemberontak Houthi Yaman pada Sabtu (14/9/2019) menyatakan bertanggung jawab atas serangan itu, dengan mengatakan bahwa 10 drone menargetkan fasilitas minyak Saudi Aramco, di Abqaiq dan Khurais, menurut kantor berita Al-Masirah yang dikelola Houthi.

Dalam sebuah pernyataan pada Minggu (15/0/2019) Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdulaziz bin Salman mengatakan bahwa serangan drone membuat pasokan minyak 5,7 juta barel per hari terganggu. Sebagai gambaran, data OPEC terbaru Agustus 2019 menyatakan total produksi Saudi mencapai 9,8 juta barel per hari.

Menteri Energi mengatakan Saudi Aramco saat ini tengah memulihkan pasokan minyak yang hilang. Perseroan juga akan mengumumkan lebih lanjut ke publik dalam dua hari ke depan.

''Serangan ini tidak hanya ditujukan pada instalasi vital Saudi, tetapi juga pada pasokan minyak global, sehingga menimbulkan ancaman ekonomi global,'' kata Abdulaziz bin Salman.

Kementerian Dalam Negeri Saudi telah mengonfirmasi bahwa serangan pesawat tak berawak tersebut menyebabkan kebakaran di kedua fasilitas.

Dalam sebuah pernyataan yang diposting di Twitter, Kementerian mengatakan bahwa kebakaran itu sedang diselidiki pihak berwenang setempat.

''Abqaiq mungkin merupakan fasilitas minyak yang paling kritis di dunia. Akibat serangan ini harga minyak menguaut signifikan,'' kata Founding Director of the Center on Global Energy Policy Universitas Columbia, Jason Bordoff.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menyatakan bahwa serangan itu tak lepas dari peran Iran yang mendukung pemberontak Houthi. ''Iran telah meluncurkan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap pasokan energi dunia. Tidak ada bukti serangan datang dari Yaman,'' kata Mike Pompeo di Twitter.

Serangan itu terjadi ketika Saudi Aramco berencana go public dan menjadikan IPO terbesar di dunia. Aramco menarik minat investor dengan merilis obligasi global pada debutnya di bulan April.

Dalam dua minggu terakhir, kerajaan telah menggantikan menteri energi dan direktur Aramco.

Arab Saudi, eksportir minyak terbesar di dunia, telah mengurangi produksi minyak mentah dan produk energi lainnya sebagai bagian dari upaya OPEC untuk meningkatkan harga. Arab Saudi menghasilkan sekitar 10 persen dari total pasokan minyak global sebesar 100 juta barel per hari.

Badan Energi Internasional, atau IEA, mengatakan pada hari Sabtu pihaknya memantau situasi di Arab Saudi. ''Kami melakukan kontak dengan otoritas Saudi serta negara-negara produsen dan konsumen utama. Untuk saat ini, pasar dipasok dengan stok komersial,'' katanya di Twitter.

''Jika gangguan pasokan minyak di Arab Saudi berkepanjangan, sanksi pasokan Iran adalah sumber potensial tambahan minyak,'' kata Bordoff.

Harga minyak turun pada Jumat, dengan minyak mentah Brent, patokan harga global tergelincir 0,3 persen menjadi US$ 60,22 per barel.***

Editor:hasan b
Sumber:beritasatu.com
Kategori:SerbaSerbi

Loading...
GoSumbar.com Pohon Ini Tahan Api, BNPB Silakan Gubernur dan Bupati Ambil Bibit untuk Ditanam di Daerah Rawan Karhutla
GoSumbar.com Dijanjikan Dinikahi Jika Hamil, Siswi SMP Dicabuli Remaja Baru Dikenalnya di FB, Pelaku Terancam 15 Tahun Penjara
GoSumbar.com Kapolda Papua Sebut Penikaman Pekerja di Wamena Ada Hubungannya dengan Kerusuhan 23 September
GoSumbar.com Kajian Ustaz Abdul Somad di UII Dihadiri 7.000 Jamaah, Rektor: Luar Biasa, Alhamdulillah
GoSumbar.com Berdalih Beri Pelajaran Seks, Ayah Perkosa Putrinya Selama 20 Tahun Hingga Lahirkan 6 Anak yang Juga Dicabulinya
GoSumbar.com Ambon dan Seram Disebut Bakal Lenyap Terseret ke Palung Laut Sedalam 7 Kilometer, Begini Penjelasan BNPB
GoSumbar.com Ditembak Saat Shalat, 15 Muslim Tewas dalam Masjid
GoSumbar.com Digauli Ayah Tiri, Gadis 16 Tahun di Ciputat 2 Kali Hamil dan Melahirkan, Terungkap Saat Melamar Kerja
GoSumbar.com Kenal Lewat FB, Remaja Ini Cabuli 4 Gadis, Satu Korban Siswi Kelas II SMP
GoSumbar.com Ditikam Orang Tak Dikenal Sepulang Bekerja, Pria Asal Sulsel Tewas di Wamena
GoSumbar.com Topan Hagibis Bisa Sebabkan Gelombang 4 Meter di Peraian Indonesia
GoSumbar.com Dicopot Sebagai Dandim Kendari Gara-gara Unggahan Istri, Kolonel Hendi: Saya dan Keluarga Ikhlas
GoSumbar.com Pelaku Kekerasan Segera Disimpulkan Radikal, Din: Umat Islam Sudah Bosan dengan Pendekatan Seperti Itu
GoSumbar.com Ini Komentar Istrinya Terkait Wiranto di Facebook yang Sebabkan Dandim Kendari Dicopot dan Ditahan
GoSumbar.com Nurul Ghufron Batal Jadi Pimpinan KPK Bila UU Hasil Revisi Diberlakukan
GoSumbar.com Berkali-kali Tersungkur di Makam Akbar, Ibunda Remaja Korban Demo Ricuh: Allahu Akbar, Anak Saya Disiksa
GoSumbar.com Penusuk Wiranto Dikenal Cerdas, Lulusan Fakultas Hukum Universitas Ternama yang Rumahnya Digusur Bangun Jalan Tol
GoSumbar.com BNN Tangkap Sipir Lapas dan Istri Serta Amankan 20,5 Kg Sabu Asal Malaysia
wwwwww