Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
Kesehatan
20 jam yang lalu
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
2
Akibat Ledakan Dahsyat di Beirut, 300 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Internasional
21 jam yang lalu
Akibat Ledakan Dahsyat di Beirut, 300 Ribu Orang Kehilangan Rumah
3
Penderita Corona, Penjaga Makam, Security dan Kaum Duafa Dapat Daging Qurban
GoNews Group
20 jam yang lalu
Penderita  Corona, Penjaga Makam, Security dan Kaum Duafa Dapat Daging Qurban
4
Ombudsman Tutup Posko Pengaduan Virtual Covid-19, Apa Kabar Semangat Manajemen Krisis?
GoNews Group
19 jam yang lalu
Ombudsman Tutup Posko Pengaduan Virtual Covid-19, Apa Kabar Semangat Manajemen Krisis?
5
Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Pemerintah Kurang Kompak Laksanakan Kebijakan
GoNews Group
17 jam yang lalu
Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Pemerintah Kurang Kompak Laksanakan Kebijakan
6
Manajemen dan Nasabah Bumiputera Diharapkan Segera Bertemu
GoNews Group
20 jam yang lalu
Manajemen dan Nasabah Bumiputera Diharapkan Segera Bertemu
Loading...
Home >  Artikel >  Ragam

Minta Tanggung Jawab, Gadis Hamil 5 Bulan Malah Dikeroyok Pacar di Belakang Sekolah

Minta Tanggung Jawab, Gadis Hamil 5 Bulan Malah Dikeroyok Pacar di Belakang Sekolah
Ilustrasi. (poskotanews)
Selasa, 10 September 2019 16:46 WIB
KUALA LUMPUR - Nasib naas dialami seorang gadis berusia 18 tahun di Kuala Lumpur, Malaysia. Gadis yang tengah hamil 5 bulan itu babak-belur karena dikeroyok pacarnya bersama dua rekannya di belakang sekolah.

Dikutip dari poskotanews.com, The Star melaporkan, setelah gadis itu babak-belur, ketiga pemuda yang mengeroyoknya pergi meninggalkannya begitu saja.

Kepala polisi distrik Wangsa Maju, Inspektur Rajab Ahad, menyebutkan, ayah gadis itu mendapat laporan dari teman anaknya bahwa putrinya ditemukan penuh luka. Sang ayah kemudian melarikan anaknya ke RS di Kuala Lumpur.

Namun si bapak kaget ketika dokter memastikan anak perempuannya itu tengah hamil 5 bulan. Meski marah, ayah ini menyimpan berita mengejutkan itu dari keluarganya.

Dalam pemeriksaan polisi diketahui pemukulan di belakang sekolah terjadi karena si gadis minta pacar bertanggung jawab atas kehamilannya. Namun pemuda itu menolak dan malah melakukan kekerasan kepada sang gadis.

Rajab Ahad juga mengumumkan pacar korban telah ditangkap Senin (8/9/2019), begitu juga kedua temannya. Ketiganya diperiksa untuk penyelidikan lebih lanjut. ***

Editor : hasan b
Sumber : poskotanews.com
Kategori : Ragam

Loading...
www www