Loading...    
           

Salah Satu Korban Hangus di Tol Cipularang Diduga Mahasiswi ITB

Salah Satu Korban Hangus di Tol Cipularang Diduga Mahasiswi ITB
Mobil hangus terbakar akibat kecelakaan beruntun di tol Cipularang. (dok)
Kamis, 05 September 2019 15:06 WIB
PURWAKARTA - Kecelakaan beruntun di ruas Tol Cipularang KM 91 Purwakarta, Jawa Barat, Senin (2/9), menyebabkan 9 orang tewas. Empat jenazah belum berhasil diidentifikasi karena kondisinya hangus.

Dikutip dari grid.id, salah satu diantara jasad yang belum teridentifikasi tersebut diduga perempuan bernama Khansa Athira (23). Khansa merupakan mahasiswi pascasarjana di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Saat melakukan pengecekan, orangtua dari mahasiswi tersebut tidak menemukan anaknya. Hermansyah, orang tua Khansa mendatangi RS MH Thamrin, Purwakarta pada Selasa (3/9/2019).

Hermansyah sudah mencari anaknya yang kemungkinan kuat menjadi salah satu korban.

Ia mengaku, pada Senin siang sebelum kecelakaan maut itu terjadi, Khansa Athira sempat menghubunginya melalui telepon.

Khansa mengatakan bahwa saat itu ia tengah berada di Tol Cipularang.

Menurut pengakuan Hermansyah, sang anak saat itu mengendarai mobil Mazda.

Kekhawatirannya semakin menjadi-jadi usai mengetahui satu dari empat mobil yang terbakar dalam kecelakaan beruntun itu adalah mobil Mazda.

Kabid Dokkes Polda Jabar, Kombes Arios Bismark memberikan penjelasaannya perihal salah satu korban tewas yang diduga kuat bernama Khansa.

''Kata orangtuanya, Khansa mahasiswi pascasarjana ITB, jurusan Arsitektur. Ia terakhir berkomunikasi di sekitar lokasi kejadian saat dalam perjalanan pulang dari Bandung menuju Jakarta,'' ujar Arios Bismark dikutip dari Tribun Rabu (4/08/2019).

Berdasarkan laporan, mobil Mazda yang dikendarai Khansa memang termasuk dalam daftar kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun.

''Data yang kami terima, nomor polisinya B 411 AT, dan mobilnya turut terbakar,'' kata Arios.

Berdasarkan laporan Tim DVI Polda Jabar, drg Puspa Yuwi, ada empat korban yang belum diketahui identitasnya karena kondisinya hangus.

''Tadi, orangtuanya, Hermansyah datang kepada kami dan menyerahkan sampel DNA untuk kami cocokkan dengan salah satu korban yang terbakar. Sampel diambil dari ibunya karena sangat dekat,'' ujar Puspa.

Kedua orangtuanya tak henti-hentinya menangis saat menyerahkan sampel kepada Tim DVI.

Mereka juga tampak sangat terpukul usai mengetahui nomor mobil Mazda yang terbakar sama dengan milik mobil yang biasa Khansa kendarai.

Melansir dari Kompas TV, sebelumnya ramai diberitakan bahwa kecelakaan maut di Tol Cipularang melibatkan 21 kendaraan yang saling bertabrakan. Sejumlah kendaraan diantaranya hangus terbakar.***

Editor:hasan b
Sumber:grid.id
Kategori:SerbaSerbi

Loading...
wwwwww