Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PBNU Usul Tarik RUU HIP Ganti Jadi RUU BPIP
Politik
4 jam yang lalu
PBNU Usul Tarik RUU HIP Ganti Jadi RUU BPIP
2
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI
Politik
9 jam yang lalu
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI
3
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
Peristiwa
9 jam yang lalu
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
4
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
GoNews Group
9 jam yang lalu
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
5
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Intip Payudara di Starbucks
Pemerintahan
9 jam yang lalu
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Intip Payudara di Starbucks
6
Aktivitas Digital Meningkat, DPR dan XL Axiata Dorong Perlindungan Data Pribadi
Umum
23 jam yang lalu
Aktivitas Digital Meningkat, DPR dan XL Axiata Dorong Perlindungan Data Pribadi
Loading...
Home >  Artikel >  Ragam

Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Laporkan Ustaz Abdul Somad ke Bareskrim

Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Laporkan Ustaz Abdul Somad ke Bareskrim
Ustaz Abdul Somad. (int)
Senin, 19 Agustus 2019 19:23 WIB
JAKARTA - Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) melaporkan ulama kondang Ustaz Abdul Somad (UAS) ke Bareskrim Polri, Senin (19/8). Laporan teregister LP/B/0725/VIII/2019/Bareskrim.

Dikutip dari merdeka.com, Ketua Umum Pengurus Pusat GMKI Korneles Jalanjinjinay mengatakan, pihaknya merasa dirugikan oleh isi ceramah UAS.

''Yang kami perjuangkan adalah kepentingan bangsa dan negara, kepentingan yang lebih besar, bukan kemudian kehadiran kita untuk membela agama tertentu, tapi ini murni untuk ketenangan dan ketertiban masyarakat,'' tutur Korneles di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (19/8).

Korneles menuding UAS melanggar Pasal 156 KUHP Tentang Tindak Pidana Penistaan Agama. Untuk itu, dia membawa barang bukti berupa video ceramah Abdul Somad dan menyerahkannya ke penyidik.

Pelapor dalam kasus ini adalah Korneles Jalanjinjinay. Sementara terlapor langsung ditujukan ke UAS.

''Ada dokumen, ada berkas-berkas yang kami sudah siapkan semua, ada videonya udah di flashdisk. Kemudian ada dokumen-dokumen lainnya, kemudian kita sudah sinopsis, kita sudah rekam,'' jelas Korneles.

Sudah Tiga Tahun

Sebelumnya, UAS menegaskan ceramah itu tak bermaksud menghina salah satu agama. Ceramah itu merupakan bagian ceramah rutin yang dilakukannya setiap Subuh di akhir pekan di masjid An-Nur Pekanbaru, Riau.

''Yang ketiga, pengajian itu lebih tiga tahun lalu. Sudah lama, di kajian Subuh Sabtu di Masjid An-nur Pekanbaru, karena saya rutin pengajian di sana satu jam pengajian diteruskan dengan tanya jawab,'' ujar UAS dalam video yang diunggah di Youtube.

Dia pun heran ceramah dilakukannya beberapa tahun silam itu baru viral sekarang. Namun dia menegaskan siap menjalani pemeriksaan jika dipanggil polisi.

''Kenapa diviralkan sekarang? kenapa dituntut sekarang saya, serahkan kepada Allah SWT. Sebagai warga yang baik saya tidak akan lari, saya tidak akan mengadu, saya tidak akan takut karena saya tidak merasa salah dan saya tidak pula ingin merusak persatuan dan kesatuan bangsa. Dari tiga poin itu apakah jelas?,'' kata UAS.***

Editor : hasan b
Sumber : merdeka.com
Kategori : Ragam

Loading...
www www