Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sumatera Barat Berlakukan tatanan New Normal Nulai 8 Juni
Sumatera Barat
15 jam yang lalu
Sumatera Barat Berlakukan tatanan New Normal Nulai 8 Juni
2
Lolos Pemeriksaan di Bandara, Seorang Perantau Pulang Kampung ke Padang Pariaman Positif Covid-19
Padang Pariaman
15 jam yang lalu
Lolos Pemeriksaan di Bandara, Seorang Perantau Pulang Kampung ke Padang Pariaman Positif Covid-19
3
Helikopter Jatuh, 4 Perwira TNI AD Tewas, Begini Kronologisnya Menurut Saksi Mata
Nasional
21 jam yang lalu
Helikopter Jatuh, 4 Perwira TNI AD Tewas, Begini Kronologisnya Menurut Saksi Mata
4
Ki Gendeng Pamungkas Meninggal Dunia Akibat Komplikasi Diabetes dan Jantung
GoNews Group
22 jam yang lalu
Ki Gendeng Pamungkas Meninggal Dunia Akibat Komplikasi Diabetes dan Jantung
5
Helikopter Jatuh dan 4 Anggota TNI Meninggal, Pimpinan MPR RI Sampaikan Bela Sungkawa
Politik
16 jam yang lalu
Helikopter Jatuh dan 4 Anggota TNI Meninggal, Pimpinan MPR RI Sampaikan Bela Sungkawa
6
Enam Polisi Pukul Remaja Autis Secara Brutal dan Mengikatnya di Tiang
Internasional
22 jam yang lalu
Enam Polisi Pukul Remaja Autis Secara Brutal dan Mengikatnya di Tiang
Loading...
Home >  Artikel >  Ragam

Mandailing Natal dan Tanah Karo Diguyur Hujan Es, Ratusan Rumah Warga Rusak

Mandailing Natal dan Tanah Karo Diguyur Hujan Es, Ratusan Rumah Warga Rusak
Ilustrasi hujan es. (beritasatu)
Kamis, 11 Juli 2019 08:22 WIB
MEDAN - Desa Kayu Laut, Kecamatan Panyabungan Selatan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dan Desa Jandi Meriah, Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara (Sumut), diguyur hujan es, Rabu (10/7/2019) malam.

Dikutip dari beritasatu.com, ratusan rumah warga rusak bagian atapnya akibat fenomena alam langka tersebut. Tidak ada laporan tentang korban jiwa maupun luka-luka.

''Kita sudah mengerahkan petugas badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) ke lokasi yang dilanda fenomena hujan es. Kita juga mendapatkan laporan adanya pohon besar dan tiang listrik yang tumbang,'' ujar BPBD Madina, Muhammad Yasir.

Yasir mengimbau, masyarakat supaya tetap tenang dalam menghadapi hujan es tersebut. Masyarakat juga diminta tidak beraktivitas di luar rumah, apalagi mengendarai kendaraan.

''Masyarakat maupun sopir angkutan umum sebaiknya tidak berkendara saat hujan es berlangsung. Kondisi yang terjadi dikhawatirkan bisa mengakibatkan kecelakaan. Pengemudi kendaraan bisa melanjutkan perjalanan setelah hujan es berhenti,'' imbaunya.

Sementara itu, Hendra Sembiring (39), salah seorang warga Kecamatan Tiganderket menyampaikan, hujan es yang turun di daerah pegunungan tersebut sekitar pukul 20.30 WIB, menghebohkan dan membuat panik masyarakat.

''Warga yang saat kejadian berada di luar rumah maupun pengendara kendaraan menjadi panik. Hujan es itu menimbulkan suara bising, apalagi ketika menimpuk di atap rumah warga yang terbuat dari seng,'' sebut Hendra Sembiring.

Menurutnya, hujan es di daerah itu merupakan kejadian yang sangat langka. Meski membuat panik, kata Hendra, tidak ada jatuh korban akibat hujan es itu.***

Editor : hasan b
Sumber : beritasatu.com
Kategori : Ragam

Loading...
www www