Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Massa Demo Tolak RUU HIP Menyemut
GoNews Group
10 jam yang lalu
Massa Demo Tolak RUU HIP Menyemut
2
DPR dan Pemerintah Sepakat Ganti RUU HIP dengan RUU BPIP
Politik
5 jam yang lalu
DPR dan Pemerintah Sepakat Ganti RUU HIP dengan RUU BPIP
3
Greysia/Febby Menang Mudah
GoNews Group
22 jam yang lalu
Greysia/Febby Menang Mudah
4
Tahan Laju Febi/Nethania, Nita/Putri Teratas di Grup L
GoNews Group
22 jam yang lalu
Tahan Laju Febi/Nethania, Nita/Putri Teratas di Grup L
5
Nurdiansyah Dukung Kebijakan Protokol Ketat dalam Latihan
GoNews Group
22 jam yang lalu
Nurdiansyah Dukung Kebijakan Protokol Ketat dalam Latihan
6
Massa FPI minta Paripurna Mencabut RUU HIP
GoNews Group
9 jam yang lalu
Massa FPI minta Paripurna Mencabut RUU HIP
Loading...
Home >  Artikel >  Ragam

Krisis Kemanusiaan, 4 Juta Rakyat Venezuela Tinggalkan Negaranya

Krisis Kemanusiaan, 4 Juta Rakyat Venezuela Tinggalkan Negaranya
Palang Merah Venezuela membagikan bantuan berupa jeriken air dan pil pemurni air kepada warga di Caracas, Venezuela, Selasa (16/4/2019). (reuters/bisnis.com)
Sabtu, 08 Juni 2019 08:59 WIB
JAKARTA - Krisis ekonomi dan kemanusiaan yang berlarut-larut di Venezuela telah menyebabkan sekitar 4 juta rakyatnya meninggalkan negara tersebut.

Demikian dilaporkan badan-badan bantuan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Jumat (7/6/2019). Sekitar 700.000 di antara mereka meninggalkan Venezuela akhir tahun 2015.

Kekurangan makanan pokok dan obat-obatan telah meluas di negara anggota OPEC itu sementara permusuhan politik telah mengarah kepada gelombang kekerasan yang fatal.

Krisis telah semakin mendalam sejak Amerika Serikat memberlakukan sanksi-sanksi, termasuk atas industri perminyakan yang vital di negara itu, dalam usaha menggulingkan Presiden Nicolas Maduro yang beraliran kiri dan sebaliknya mendukung pemimpin oposisi Juan Guaido.

''Arus orang-orang meninggalkan Venezuela mengagetkan,'' kata Badan Pengungsi PBB (UNHCR) dan Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) dalam pernyataan bersama.

PBB telah mengeluarkan angka sebelumnya yang mencapai 3,7 juta dan angka yang baru ''mengkhawatirkan''. Karena itu diperlukan dukungan bagi negara-negara penerima pengungsi terutama di Amerika Latin seperti Kolumbia menampung 1,3 juta, disusul Peru, Ekuador, Brasil dan Argentina, katanya.

Presiden Peru Pedro Pablo Kuczynski pada Kamis (6/6/2019) berjanji akan terus mendeportasi warga negara Venezuela yang memiliki catatan kejahatan, bagian dari sikap tegas terhadap para migran.

Sebanyak 3,2 juta anak-anak di Venezuela - atau satu di antara tiga - memerlukan bantuan kemanusiaan, kata Dana Anak-Anak PBB (UNICEF) dalam pernyataan terpisah pada Jumat (7/6/2019).

Tingkat kematian di antara anak-anak balita dua kali lipata dari 14 per 1.000 kelahiran hidup pada tahun 2010/2011 jadi 31 per 1.000 kelahiran hidup tahun 2017, kata juru bicara UNICEF Christophe Boulierac dalam satu taklimat.***

Editor : hasan b
Sumber : bisnis.com
Kategori : Ragam

Loading...
www www