Dua Pekan Usai Pilpres, Jokowi Putuskan Pindahkan Ibu Kota Negara RI ke Luar Jawa

Dua Pekan Usai Pilpres, Jokowi Putuskan Pindahkan Ibu Kota Negara RI ke Luar Jawa
Tugu Monumen Nasional. (int)
Senin, 29 April 2019 21:21 WIB
JAKARTA - Sekitar dua pekan usai pemilihan presiden 2019, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan memindahkan Ibu Kota Negara Republik Indonesia ke luar Pulau Jawa. Jokowi memutuskan hal itu dalam rapat terbatas di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (29/4/2019).

Dikutip dari tribunnews.com, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan, dalam rapat ada tiga alternatif yang ditawarkan ke Jokowi. Pertama, Ibu Kota tetap di Jakarta, tetapi daerah seputaran Istana dan Monas dibuat khusus untuk kantor-kantor pemerintahan, kementerian dan lembaga. Sehingga seluruh kawasan pemerintahan berada di satu tempat dan itu menciptakan efisiensi di dalam tugas koordinasi pemerintah.

Kedua, pusat pemerintahan pindah ke luar Jakarta, tetapi masih dalam radius sekitar 50-70 kilometer dari Jakarta.

Alternatif ketiga, memindahkan Ibu Kota ke luar pulau Jawa, khususnya mengarah kepada kawasan tmur Indonesia.

''Dalam rapat tadi diputuskan, Presiden memilih alternatif ketiga, yaitu memindahkan Ibu Kota ke luar Jawa. Ini barangkali salah satu putusan penting yang dilahirkan hari ini,'' kata Bambang.

Menurut Bambang, keputusan Jokowi itu diambil dengan mempertimbangkan agar Indonesia tidak Jawa sentris. Diharapkan nantinya pertumbuhan ekonomi bisa merata di setiap wilayah.

Kendati demikian, pemerintah belum memutuskan daerah mana yang akan dipilih menjadi Ibu Kota baru. Bambang mengatakan, untuk memutuskan lokasi ini masih dibutuhkan pembahasan yang panjang.

''Dan tentunya akan dilanjutkan dengan ratas berikutnya yang akan bicara lebih teknis, bicara design, dan bicara mengenai masterplan dari kota itu sendiri,'' kata dia.

Tiga Kota Alternatif

Tahun lalu, pemerintah diketahui telah mulai melakukan persiapan pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan. Hal itu terindikasi dari kegiatan pemetaan yang dilakukan oleh Badan Informasi Geospasial (BIG) di sejumlah wilayah di Kalimantan.

Mengutip Antara, Sabtu (14/7/2018), Pejabat Sekda Kalteng Fahrizal Fitri mengatakan pemerintah pusat telah mempersiapkan tiga alternatif yang menjadi lokasi baru ibu kota Indonesia.

Tiga kota yang menjadi alternatif lokasi ibu kota yang baru yakni Palangkaraya dan sekitarnya Provinsi Kalteng, Tanah Bumbu Provinsi Kalimantan Selatan, serta Panajam dan sekitarnya Provinsi Kalimantan Timur.

''Untuk mengkaji memilih tiga lokasi yang jadi alternatif ini, pemerintah pusat melibatkan Bank Dunia. Alasan pelibatan Bank Dunia ini, karena pemerintah pusat menganggap lembaga itu independen dan objektif dalam mengambil keputusan,'' kata dia, Jumat (14/7/2018).

Sementara mengenai adanya getaran gempa di Kabupaten Katingan, Fahrizal meyakini tidak akan mempengaruhi rencana memindahkan ibu kota Indonesia ke wilayah ini.

Sebab, getaran gempa tersebut tidak terlalu berbahaya dan sangat jarang terjadi. ''Saya lahir di Kalteng ini, umur saya pun hampir 50 tahun, tapi baru kali ini mendengar ada getaran gempa. Getarannya pun sangat sebentar. Jadi, tidak akan mempengaruhi rencana pemindahan ibu kota negara Indonesia,'' demikian Fahrizal.

Terkait dengan pemindahan ibu kota ini, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan Djalil mengatakan, daerah yang akan menjadi ibu kota baru harus memenuhi berbagai persyaratan.

''Yang kami lihat pertama topografi, tidak daerah banjir, bukan rawa-rawa, sampai dengan air, dan aspek kecocokan sebuah kota," ujar Sofyan di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Kamis (4/1/2018).

Dia menegaskan, pemilihan ibu kota baru telah diputuskan diluar Pulau Jawa. Hanya saja daerah mana yang ditetapkan sebagai kandidat ibu kota baru, hal itu ada di tangan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

''Dilihat kan lokasi di mana yang cocok dari sisi pemilikan lahan dan mana yang cocok untuk sebuah kota. Tapi perjalanan lebih teknis itu dilakukan Menteri Bappenas,'' kata Sofyan.

Sofyan menegaskan, tidak semua daerah yang di wilayah luar Jawa dapat menjadi ibu kota.

''Kami cari di luar Jawa, jadi enggak semua tanah cocok, misalnya kalo hujan banjir, jangan lagi ibu kota baru seperti itu,'' pungkasnya.***

Editor:hasan b
Sumber:tribunnews.com
Kategori:SerbaSerbi

GoSumbar.com Dibutuhkan Dana Rp466 Triliun untuk Pindahkan Ibu Kota RI
GoSumbar.com Bos Perusahaan Farmasi Buat Obat Oplosan, Dipasok ke 197 Apotek
GoSumbar.com Paksakan Cium Hajar Aswad, 2 Jamaah Haji Indonesia Terinjak-injak dan Terluka
GoSumbar.com Pesawat Cessna Jatuh ke Sungai di Indramayu, Seorang Korban Belum Ditemukan
GoSumbar.com Polri Bongkar Eksploitasi Seksual 50 Anak, Pelaku Menyamar Sebagai Guru, Korban Berusia 11-17 Tahun
GoSumbar.com Hendak Menyeberang ke Malaysia, 35 Imigran Gelap Diamankan dan Dititipkan di Rudenim Pekanbaru
GoSumbar.com Diduga Rugikan Negara Rp45 Miliar, Kejati dan Polda Riau Diminta Awasi Korupsi Berjamaah DPRD Inhu
GoSumbar.com Presenter TVRI Tewas Ditusuk Temannya, Pelaku Mengaku Dendam karena Dilecehkan Korban
GoSumbar.com Sebelas Perwira Polri Naik Pangkat Jadi Brigjen dan Irjen, Berikut Daftarnya
GoSumbar.com Wanita Hamil Tertimbun Bangunan Rubuh di Sungai Buloh, Suami Tewas Kesetrum Saat Menolong
GoSumbar.com Menikah Lagi, Bahtiar Disiram Istri Pertama dengan Air Panas Hingga Tewas
GoSumbar.com Gempa M 8,8 dan Tsunami 20 Meter Berpotensi Terjadi di Pantai Selatan Jawa, Ini Saran BMKG
GoSumbar.com Kisah Naya Asal Probolinggo, Menikah Siri Saat Umur 6 Tahun, Jadi Nenek pada Usia 31 Tahun
GoSumbar.com KPAI Sesalkan Grasi Jokowi kepada Warga Kanada Terpidana Kekerasan Seksual terhadap Anak
GoSumbar.com Pakar dari BPPT Prediksi Gempa 8,8 SR dan Tsunami 20 Meter di Pantai Selatan Jawa, Begini Tanggapan Sekda DIY
GoSumbar.com Ditembak Separatis Papua Saat Kawal Pembangunan Jembatan, Prajurit TNI Tewas Sebelum Sempat Dievakuasi
GoSumbar.com Mobil Calya Tabrak Truk Tangki Terbakar, 3 Orang Tewas Terpanggang
GoSumbar.com Pesawat Batal Terbang dan 130 Penumpang Dievakuasi Gara-gara Ada Pria Ingin Kencani Pramugari
wwwwww