Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ruslan Buton Ditangkap, Kolonel Sugeng Waras: Anda tidak Sendirian, Banyak Orang di Belakangmu
Hukum
7 jam yang lalu
Ruslan Buton Ditangkap, Kolonel Sugeng Waras: Anda tidak Sendirian, Banyak Orang di Belakangmu
2
Dijerat Pasal Berlapis, Ruslan Buton Terancam Penjara Hingga 8 Tahun
Hukum
7 jam yang lalu
Dijerat Pasal Berlapis, Ruslan Buton Terancam Penjara Hingga 8 Tahun
3
Rekam Jejak Dirut TVRI yang Baru, Penggemar 'Bokep' Eks Kontributor Majalah Dewasa
Pemerintahan
10 jam yang lalu
Rekam Jejak Dirut TVRI yang Baru, Penggemar Bokep Eks Kontributor Majalah Dewasa
4
Eks Kontributor Playboy Jadi Dirut TVRI, Hidayat: Dewas Kangkangi TAP MPR Etika Kehidupan Berbangsa
Politik
11 jam yang lalu
Eks Kontributor Playboy Jadi Dirut TVRI, Hidayat: Dewas Kangkangi TAP MPR Etika Kehidupan Berbangsa
5
Memutus Rantai Penyebaran, Pedagang dan Pembeli di Pasar Pusat Padang Panjang Diimbau Patuhi Protokol Kesehatan
Ekonomi
23 jam yang lalu
Memutus Rantai Penyebaran, Pedagang dan Pembeli di Pasar Pusat Padang Panjang Diimbau Patuhi Protokol Kesehatan
6
Viral, Tak Mampu Beli Susu, Seorang Ayah Serahkan 2 Anaknya ke Petugas PSBB
Kesehatan
7 jam yang lalu
Viral, Tak Mampu Beli Susu, Seorang Ayah Serahkan 2 Anaknya ke Petugas PSBB
Loading...
Home >  Artikel >  Ragam

Jatuh Sakit Saat Bertugas, Anggota PPS yang Tengah Hamil 8 Bulan Meninggal, Bayinya Selamat

Jatuh Sakit Saat Bertugas, Anggota PPS yang Tengah Hamil 8 Bulan Meninggal, Bayinya Selamat
Sabtu, 27 April 2019 17:39 WIB
ACEH SELATAN - Muridah (26), anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Peulokan, Kecamatan Labuhanhaji Barat, Aceh Selatan, meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Teuku Pekan, Aceh Barat Daya, Sabtu (27/4) pagi.

Dikutip dari kumparan.com, Muridah meninggal dalam kondisi tengah hamil 8 bulan.

Ketua Divisi Data dan Informasi KIP Aceh, Agusni, mengatakan Muridah melaksanakan tugas sejak siang hingga malam.

''Telah meninggal salah satu anggota PPS Desa Peulokan, Kecamatan Labuhan Haji Barat, Aceh Selatan atas nama Muridah. Akibat faktor kelelahan dan beliau dalam kondisi hamil. Semoga almarhumah mendapat tempat di sisi Allah,'' kata Agusni, saat dikonfirmasi.

Agusni mengatakan, Muridah tiba-tiba jatuh sakit saat sedang melaksanakan tugas. Dia langsung dilarikan ke Puskesmas Labuhan Haji Barat.

Setelah dua hari menjalani perawatan di Puskesmas, Muridah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Teuku Pekan di Aceh Barat Daya.

Agusni mengatakan dokter yang menangani Muridah terpaksa harus mengambil keputusan melakukan operasi untuk menyelamatkan janin karena kondisi Muridah sudah tak berdaya.

''Bayi dalam kandungan berhasil diselamatkan. Sementara korban menghembuskan napas terakhirnya di RSUD Aceh Barat Daya,'' ujarnya.

Agusni mengatakan, sebagai penyelenggara Pemilu, KIP Aceh berduka dan sedih atas musibah yang menimpa sejumlah petugas hingga meninggal dunia dalam melaksanakan tugasnya.

''Banyak syuhada pahlawan demokrasi dijemput ajalnya yang terus berguguran, kiranya mendapat tempat indah di sisinya. Hendaknya semua kita menjadi ikhtiar dan menyadari akan musibah ini lantaran terlalu lelah atas ikhtiar kami untuk menghasilkan pemilu 2019 menjadi lebih baik, transparan, kredibel, luber dan jurdil,'' ucapnya.

''Dengan bertambahnya anggota PPS yang meninggal dunia, berarti KIP Aceh sudah mencatat lima orang jajarannya menghadap ilahi disertai 100 lebih terpaksa dirawat intensif di rumah sakit,'' ujar dia. ***

Editor : hasan b
Sumber : kumparan.com
Kategori : Ragam

Loading...
www www