Dua Gadis Disambar Petir Saat Selfie di Jalan Setapak, Korban Ditemukan dalam Kondisi Pakaian Robek

Dua Gadis Disambar Petir Saat Selfie di Jalan Setapak, Korban Ditemukan dalam Kondisi Pakaian Robek
Ilustrasi sambaran petir. (sindonews.com)
Selasa, 29 Mei 2018 09:55 WIB
BERLIN - Peristiwa ini patut menjadi pelajaran bagi mereka yang hobi selfie di berbagai tempat. Dua gadis di Bochum, Jerman bagian barat, menderita luka serius akibat disambar petir ketika asyik selfie di jalan setapak.

Dikutip dari sindonews.com, demikian pernyataan yang dikeluarkan oleh otoritas setempat.

Seorang juru bicara polisi Bochum mengatakan responden pertama menemukan wanita berusia 23 dan 21 tahun tergeletak di tanah dengan pakaian mereka robek di distrik Wattenscheid kota pada hari Ahad malam.

''Paramedis harus menyadarkan wanita 23 tahun itu dan ia tetap dalam perawatan intensif dengan cedera yang mengancam jiwanya,'' kata juru bicara kepolisian Bochum, Volker Schuette, seperti disitir dari AP, Selasa (29/5/2018).

''Sementara wanita yang lebih muda mengatakan kepada polisi bahwa hal terakhir yang diingatnya adalah berjalan dengan temannya di jalan setapak dan merekam satu sama lain dengan smartphone mereka,'' imbuh Schuette.

''Jelas mereka terkejut dengan petir itu,'' tukasnya.

Wanita yang berusia 21 tahun itu juga dirawat di rumah sakit, tetapi hidupnya tidak dianggap terancam.

Eropa Barat telah mengalami badai berat dalam beberapa hari terakhir, menyusul hamparan cuaca yang sangat hangat yang sangat panjang bulan ini.

Sementara itu banjir bandang setinggi 1,6 meter  membanjiri jalan dan ruang bawah tanah pada hari Minggu di beberapa bagian Jerman tengah. Petugas pemadam kebakaran di negara bagian Hesse menyelamatkan dua wanita yang terperangkap di dalam mobil mereka oleh tanah longsor. Lusinan penerbangan dibatalkan di Bandara Jerman tersibuk, Frankfurt, karena badai.

Ahli meteorologi memprediksi suhu di Jerman akan mencapai 33 C minggu ini, dengan kelembaban tinggi meningkatkan prospek badai musim panas lebih lanjut.

Di Inggris, seorang pria lanjut usia meninggal setelah mobilnya terendam air selama banjir besar di Rushall, sekitar 215 kilometer utara London.

Pria itu dibawa ke rumah sakit Senin tetapi dinyatakan meninggal tak lama setelah datang. Ia diyakini berada di usia 80-an, kata polisi West Midlands.

Layanan cuaca Kantor Meteorologi Inggris mengatakan beberapa daerah di negara itu menerima setara dengan rata-rata curah hujan satu bulan hanya dalam satu jam. ***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww