Namanya Tak Masuk Daftar 200 Dai Rekomendasi Kemenag, Begini Kata Ustaz Abdul Somad

Namanya Tak Masuk Daftar 200 Dai Rekomendasi Kemenag, Begini Kata Ustaz Abdul Somad
Ustaz Abdul Somad. (dok)
Minggu, 20 Mei 2018 12:11 WIB
PEKANBARU - Kementerian Agama mengumumkan rilis rekomendasi 200 dai. Anehnya nama sejumlah ustaz kondang, termasuk Ustaz Abdul Somad, tidak terakomodir dalam rilis tersebut.

Dikutip dari dream, menanggapi namanya tak masuk daftar 200 dai yang dinilai Kemenag berilmu dan berkomitmen menjaga kebangsaan, Ustaz Abdul Somad tidak mempermasalahkannya.

''Sebab Kemenag tidak ingin mengecewakan masyarakat. Karena saya penuh sampai April 2020,'' kata pendakwah lulusan Universitas Al Azhar Mesir itu, melalui akun Instagram resminya, @ustadzabdulsomad, yang diakses dream, Minggu (20/5/2018).

Unggahan ini dikomentari banyak pengguna Instagram. ''Begini kalau orang hatinya lapang dan sabar. Semoga bisa nanggapi masalah semalem ini ustadz @ustadzabdulsomad,'' kata @nisa_imran.

''Jawaban yang sangat cerdas Pak Ustaz,'' kata @helvirila.

''Subhanallah, jawaban yang bagus banget. Khas Abdul Somad. Hehe. Kurang setuju juga kalo ustaz harus rujukan-rujukan kayak gitu. Masyarakat udah pada pinter-pinter kok memilih,'' tulis @amaliampfis.

Sebelumnya, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan daftar itu dikeluarkan karena permintaan masyarakat.

''Selama ini, Kementerian Agama sering dimintai rekomendasi mubalig oleh masyarakat. Belakangan permintaan itu semakin meningkat,'' kata Lukman, di laman resmi kemenag.go.id, Jumat, 18 Mei 2018.

Lukman menyebut jumlah nama dalam daftar ini, kata dia, dapat bertambah seiring masukan sejumlah pihak.

''Para mubalig yang belum masuk dalam daftar ini bukan berarti tidak memenuhi tiga kriteria tersebut. Artinya, data ini bersifat dinamis dan akan kami update secara resmi,'' ujar dia.

Direktur Penerangan Agama Islam Kementerian Agama (Kemenag), Khoiruddin menjelaskan tentang tidak dimasukkannya Ustaz Abdul Somad (UAS) dan sejumlah ustaz lainnya ke dalam daftar 200 mubalig yang direkomendasikan Kemenag. Menurut dia, Ustaz Somad tidak bersedia dimasukkan ke daftar tersebut.

''Awalnya ada (masuk daftar). Beliau tidak bersedia untuk dimasukin. Karena tanpa dimasuki sudah banyak yang panggil jadwal sangat padat hingga dua tahun ke depan,'' ujar Khoiruddin saat dikonfirmasi Republika.co.id, Jumat (18/5).

Dia mengatakan, 200 penceramah tersebut memang bersumber dari Direktorat Penerangan Agama Islam. Menurut dia, daftar itu dirilis atas rekomendasi ormas Islam dan masjid-masjid besar.

''Berdasarkan dari rekomendasi ormas Islam dan masjid-masjid besar di Jakarta dan sekitarnya. Biasanya data ini bertindak sebagai khatib Jumat dan pengajian rutin,'' jelasnya.***

Editor:hasan b
Sumber:dream.co.id
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww