Dua Bocah Tewas Saat Bagi-bagi Sembako, Kadisbudpar DKI: Panitia Tidak Jujur Saat Minta Izin

Dua Bocah Tewas Saat Bagi-bagi Sembako, Kadisbudpar DKI: Panitia Tidak Jujur Saat Minta Izin
Ribuan massa berdesakan ingin mendapatkan sembako gratis, di Monas, Sabtu. (reublika.co.id)
Selasa, 01 Mei 2018 13:11 WIB
JAKARTA - Dua bocah tewas saat kegiatan bagi-bagi sembako gratis yang digelar Forum Untukmu Indonesia, di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (28/4). Kedua bocah itu diduga tewas akibat kelelahan dan dehidrasi karena berdesak-desakan dengan ribuan orang.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) DKI Jakarta Tinia Budiarti, mengaku marah besar atas kejadian tersebut.

''Saya marah besar dengan kejadian itu, karena saya sudah peringatkan jangan ada bagi-bagi sembako. Pokoknya, panitia harus bertanggungjawab dan besok harus memberikan statement-nya kepada masyarakat di depan wartawan,'' jelas Tinia saat dihubungi Republika.co.id, Selasa (1/5).

Dari paparan selama rapat terkait perizinan antara panitia acara Untukmu Indonesia dengan Pemprov DKI Jakarta, Tinia menyebutkan panitia acara tidak jujur dalam mengungkapkan ide mereka. Terutama adalah bagi-bagi sembako yang panitia sebut hanya sediakan 100 ribu paket sembako, ternyata lebih.

''Mereka bilang siapkan 100 ribu paket sembako, lalu saya tanya berapa perkiraan orang yang akan datang, mereka tidak bisa jawab. Saya bilang, kalau yang datang jutaan gimana? Bagi sembako ada aturannya dan harus jujur dari awal. Dia (panitia) tidak jujur,'' papar mantan Kadis Perpustakaan dan Kearsipan DKI Jakarta itu.

Tinia juga sudah memberikan sedikit kelonggaran terkait kupon yang sudah terlanjut dibagi-bagikan oleh panitia acara. Ia meminta kepada panitia, agar pengumuman dan pemberitaan dihentikan. Apalagi dalam pengumuman disebutkan bahwa bagi-bagi sembako tidak harus memperlihatkan KTP.

''Mereka bilang tapi kita sudah bagi kupon. Saya bilang, oke kalau sudah terlanjur dibagi, silakan. Tapi stop jangan dibagi lagi dan tidak ada pemberitaan di sosmed 'Sembako gratis tanpa perlu perlihatkan KTP'. Ini yang sangat rawan. Kan kebanyakan orang datang dari daerah, itu kan enggak fair. Apa ini maksudnya?'' papar Kadisbudpar.

Tinia menginginkan agar panitia segera memberikan pernyataan terkait pertanggungjawaban terhadap korban tewas. Begitu juga melakukan berkoordinasi dengan pihak Monas karena telah merusak beberapa titik area di Monas.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyebutkan kedua bocah berinisial MJ (12) dan MR (10) meninggal dunia karena ikut dalam antraan bagi-bagi sembako yang digelar oleh Forum Untukmu Indonesia pada Sabtu (28/4) lalu.

Sandiaga merasa prihatin atas hilangnya nyawa dua anak warga Pademangan, Jakarta Utara itu. Pihak Pemprov DKI Jakarta juga akan menginvestigasi penyebab sesungguhnya atas kematian dua anak yang disebut-sebut dehidrasi dalam antrian sembako di acara Untukmu Indonesia.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:SerbaSerbi

GoSumbar.com Cabut Laporan, Ini Alasan Ibu Bocah Korban Sembako Maut
GoSumbar.com Beredar Foto PNS DKI Bagikan Kupon Sembako di Monas, Sandiaga: Lagi Dicek
GoSumbar.com Diberi Uang Duka Rp5 Juta, Ibu Bocah Korban Tewas Terinjak di Monas Mengaku Dilarang Wawancara dengan Wartawan
GoSumbar.com Sebelum Pingsan dan Akhirnya Tewas, Bocah Mahesa Terdorong Massa yang Antre Sembako di Monas
GoSumbar.com Ibunda Rizki Akui Anaknya Terinjak Massa, Kombes Pol Argo Malah Sebut Bocah Malang Itu Tak Ikut Antre Sembako di Monas
GoSumbar.com Panitia Bagi-bagi Sembako Gratis di Monas Akui Salahi Izin yang Diberikan Pemprov DKI
GoSumbar.com Kabid Humas Polda Metro Sebut 2 Bocah Tewas Akibat Dehidrasi Bukan karena Antre Sembako di Monas
GoSumbar.com Ibu Bocah yang Diduga Tewas Dehidrasi Akibat Antre Saat Bagi-bagi Sembako Trauma Berat
GoSumbar.com Dua Bocah Tewas Saat Bagi-bagi Sembako, Ratna Sarumpaet: PDIP Harusnya Malu Menari di Atas Kemiskinan Rakyat
GoSumbar.com Mati Mesin, Kapal Pesiar Mengangkut Warga Asing dan WNI Karam di Laut Banda
GoSumbar.com Orangutan dan Bayinya Disiksa Secara Keji di Aceh, 74 Peluru Bersarang di Tubuh dan Matanya
GoSumbar.com Caleg di Pasaman Barat Cabuli Putri Kandung Sejak Umur 9 Hingga 17 Tahun, Begini Terungkapnya
GoSumbar.com 52 Warga Watu Bonang Mengungsi ke Ponpes, Ternyata Ini Identitas Pria yang Sebar Isu Kiamat Sudah Dekat
GoSumbar.com Yakin Kiamat Sudah Dekat, 52 Warga Desa Watubonang Eksodus ke Ponpes di Malang
GoSumbar.com Tolak Menyerah, Istri Terduga Teroris di Sibolga Nekat Ledakkan Diri
GoSumbar.com Warga Sibolga Kembali Dikejutkan 2 Ledakan Bom Rabu Dini Hari
GoSumbar.com 7 Jam Dikepung, Istri Terduga Teroris di Sibolga Tak Juga Menyerah, Bertahan dalam Rumah bersama Anaknya
GoSumbar.com Prabowo Pukul Tangan Pengawalnya karena Dorong Emak-emak dengan Kasar
wwwwww