Memalukan, Gagal Minta Uang Rp150 Ribu, Polisi Lontarkan Kata Kotor kepada Pengendara Motor

Memalukan, Gagal Minta Uang Rp150 Ribu, Polisi Lontarkan Kata Kotor kepada Pengendara Motor
(okezone.com)
Selasa, 06 Maret 2018 19:10 WIB
JAKARTA - Meski sudah berulang kali tindakan memalukan oknum polisi lalu lintas diunggah warga ke media sosial dan menjadi viral, namun tidak menjadi efek jera bagi oknum polisi lainnya. Buktinya, aksi memalukan oknum polisi lalu lintas kembali terjadi.

Dikutip dari okezone.com, seorang pengendara motor protes dengan sikap polisi yang dinilainya arogan saat menilang. Video perilaku yang mencoreng institusi kepolisian itu beredar di media sosial Facebook.

Dalam video yang diunggah oleh pengguna akun facebook @Regha Ayahnya Widia pada Selasa (6/3/2018), tampak seorang polisi membonceng orang yang ditilangnya. Sedangkan satu anggota polisi lainnya membawa motor bermuatan barang milik pria tersebut.

Di tengah perjalanan polisi yang memboncengnya tiba-tiba berhenti. Ia meminta uang Rp150.000 kepada pria yang ditilang. ''Dah kamu bayar Rp150 (ribu) aja,'' ujar oknum polisi.

Namun, pria yang ditilang mengaku tak punya uang sebanyak itu. Reaksi mengejutkan justru ditunjukkan sang polisi. Polisi itu kemudian melontarkan kata kotor kepadanya dengan menyebut kata anj**g. Merasa tak terima dengan umpatan itu, pria yang ditilang kemudian meradang. Ia mempertanyakan apa maksud polisi itu melontarkan kata anj**g itu.

''Kamu ngomong anj**g segala pak, gimana maksudnya pak? Saya manusia pak, bukan anj**g pak," ucap pria itu kepada polisi.

Karena menyadari dirinya direkam, polisi itu lalu meminta maaf dan meminta untuk tidak membahas ucapan kotornya itu. Ia lalu berdalih jika sedang kesal pada dirinya sendiri akibat lelah. Meski surat-surat berkendaranya lengkap, pria itu tetap ditilang lantaran pajak motornya telat tiga hari.

Awalnya ia meminta kepada polisi untuk hanya menyita SIM-nya saja dan tidak membawa sepeda motornya. ''SIM ditarik enggak apa-apa tapi motor jangan, buat saya cari makan,'' pinta si pengendara.

Namun, permintaannya itu sama sekali tak digubris. Polisi tetap membawa motor berplat B tersebut ke kantor polisi. Sedangkan barang muatannya diturunkan paksa dan diletakkan di pinggir jalan. ''Saya cuma jalankan prosedur mas,'' ujar polisi singkat.

Tidak diketahui lokasi dan kapan peristiwa itu direkam. Sejak pertama kali diunggah, video ini sudah ditonton lebih dari 200.000 kali dan dibagikan lebih dari 5.000 kali.

Warganet Geram

Dikutip dari tribunnews.com, melihat unggahan tersebut, warganat pun geram dan memberikan beragam komentar.

Andi Exfranza: Gawat polisinya. Minta 150 aja ktanya. Gak ada uang nya koq malah ngatain anjing. Kayak mana sih ne. Katanya pelindung masyarakat. koq malah gitu. Padahal surat-surat lengkap. Gawat ah.

Regha Ayahnya Widia: Gara-gara telat pajak. Telat 3 hari doang. Tapi dikasih sim nga mau dia. Mintanya motor sedangkn motor ada barangnya mau di kirim.

Tangguh Setyo Budi: Loh kok motor yg dibawa? Emang gada sim & stnk? Minta surat tilang aja mustinya. Kasih tau kena pasal apa? Suruh jelasin polisinya.

Ilunk Sriebick: Polisi gak bener neh. Surat-surat komplit SIM ada ko motor yg di bawa. Dan gak ada pasalnya pajak telat dipermasalahin sama polisi. Urusan pajak telat itu dispemda. Aduin aja itu polisi uda kena pasal perbuatan tidak menyenangkan. Anda itu manusia bukan binatang. Adukan jangan takut. Bikin dia nyesel seumur hidupnya.

Reydi Octavian:  Laporin PROPAM aja oom,bukti video udah ada. Dia itu minta uang damai 150? Trus ente surat lengkap,harusnya surat yg ditahan, bukan motor. Udah menyimpang itu om.***

Editor:hasan b
Sumber:okezone.com dan tribunnews.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww