Sampah Tetap akan Menjadi Persoalan Besar di Indonesia, Pemerintah Siapkan Cukai Khusus

Sampah Tetap akan Menjadi Persoalan Besar di Indonesia, Pemerintah Siapkan Cukai Khusus
Sabtu, 20 Januari 2018 16:00 WIB
JAKARTA - Seiring meningkatnya pertumbuhan penduduk, sampah tetap akan jadi persoalan yang belum bisa sepenuhnya diatasi di Indonesia. Jumlah sampah diperkirakan terus meningkat dari tahun ke tahun.

Berdasarkan data dari penelitian yang dilakukan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, sampah non organik terus meningkat. Di antara beberapa jenis, sampah plastik juga mengalami peningkatan dari segi jumlah.

Menjelang peringatan Hari Peduli Sampah Nasional pada 21 Februari mendatang, Kementerian LHK memberikan sejumlah fakta seputar sampah di Indonesia. Berikut beberapa di antaranya:

1. Sampah non-organik meningkat

Direktur Pengelolaan Sampah Kementerian LHK Sudirman menyatakan sampah nonorganik terus meningkat. Pada tahun 2013, sampah nonorganik berjumlah 40 persen dari keseluruhan sampah.

"Pada 2013, organik sebanyak 60 persen," kata Sudirman dalam pertemuan media di Kementerian LHK, Jakarta, Jumat (19/1). Pada 2017, jumlah sampah nonorganik meningkat menjadi 43 persen, sedangkan 57 persen lainnya merupakan sampah organik.

2. Sampah plastik meningkat

Menurut Sudirman, meningkatnya sampah nonorganik ditopang dari peningkatan sampah plastik. Pada 2013, sampah plastik hanya berjumlah 14 persen. Empat tahun berselang sampah plastik meningkat menjadi 17 persen atau setara 10,35 juta ton. Dari total sampah plastik itu, 49 persen diantaranya merupakan kantong plastik.

"Artinya, meningkat 3 persen dalam jangka 4 tahun, ngeri kan," tutur Sudirman. Sementara, jumlah sampah kaca sebanyak 6 persen, dan kayu 7 persen.

3. DKI Jakarta dan Jawa Barat tertinggi

Sebaran sampah secara keseluruhan paling banyak terdapat di Provinsi Jawa Barat. Sudirman berpendapat hal ini dikarenakan jumlah penduduk Jawa Barat paling banyak di seluruh Indonesia. Sementara itu, khusus untuk sampah plastik, paling banyak terdapat di DKI Jakarta, disusul Jawa Barat dan Jawa Timur.

"Kalau Jawa Barat karena penduduknya banyak. Jakarta kan trendi, perilaku masyarakatnya kan lebih yang simple dan perlu yang cepat," ucap Sudirman.

4. Diproyeksi terus bertambah

Kementerian LHK memproyeksi timbulan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga terus meningkat. Pada 2017, jumlah sampah mencapai 65,8 juta ton. Jumlah itu diproyeksi menjadi 66,5 juta ton pada tahun ini dan meningkat menjadi 67,8 juta ton pada 2020 dan 70,8 ton pada 2025.

5. Target pengurangan

Pemerintah menargetkan jumlah sampah ini dapat berkurang dan ditangani dari tahun ke tahun. Sudirman menyebut pemerintah kini tengah menyiapkan penetapan cukai untuk produksi plastik. Sementara pengurangan sampah ditargetkan sebesar 30 persen atau setara 20,9 juta ton pada 2025. Ini sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 97 tahun 2017. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:cnnindonesia.com
Kategori:SerbaSerbi

GoSumbar.com Tabrak Truk Sampah Sedang Parkir, Prajurit TNI AU di Pekanbaru Meninggal Dunia
GoSumbar.com Peringati Hari Sampah 2018, Kementerian LHK Deklarasikan Tiga Bulan Bersih Sampah
GoSumbar.com Sampah Bertaburan dan Taman Bundaran HI Rusak Usai Aksi 412, Beda dengan Aksi 212
GoSumbar.com Mahfud Ungkap Tarif Suap Rektor UIN Rp5 Miliar, KPK Diminta Selidiki
GoSumbar.com Ditentukan Menag, Busyro Sebut Ada Potensi Suap dalam Pemilihan Rektor UIN
GoSumbar.com Orang Misterius Obrak-abrik Isi Masjid di Banyumas, 50 Kitab Kuning dan Alquran Dibuang ke Sumur
GoSumbar.com Survei Kompas; Kader Partai Pengusung Jokowi Banyak Membelot, Golkar 41,7%, Hanura 38,9% dan PKB 30,1%
GoSumbar.com Waktunya Sudah Dekat, Hampir Semua Agenda Kampanye Prabowo-Sandi Belum Dapat Izin dari Aparat
GoSumbar.com Wanita Cantik Ini Lakukan Pemerasan dengan Modus Ajak Pria Tidur di Kamar Kos
GoSumbar.com Petani Bawang yang Pernah Mengeluh Sambil Menangis di Hadapan Sandiaga Uno Ditahan Polisi
GoSumbar.com Kasus Proyek Meikarta, Demiz Pernah Lapor ke Jokowi Ada Menteri Main Bola Panas, Sebut Nama Luhut, Mendagri dan Sofyan
GoSumbar.com Survei Kompas; Prabowo-Sandi Kuasai DKI, Jabar, Banten dan Sumatera
GoSumbar.com Ditembak Kelompok Bersenjata, 1 Anggota Brimob Tewas dan 2 Terluka
GoSumbar.com Video Polisi Ajak Warga Teriak Jokowi Yes Yes Yes Viral, Polri Akan Cek Akun Penyebar
GoSumbar.com Panglima TNI Mutasi dan Promosikan 72 Pati AD, AL dan AU, Ini Daftar Lengkapnya
GoSumbar.com Tanah Wakaf yang di Atasnya Berdiri Masjid Dicaplok Warga Asing, Ribuan Jamaah Demo ke Kantor BPN
GoSumbar.com Gempa Guncang Pariaman Dinihari Tadi, Berpusat di Darat pada Kedalaman 10 Kilometer
GoSumbar.com KPK Temukan Rp180 Juta dan USD 30 Ribu dari Ruang Kerjanya, Menag: Mohon Maaf Saya Belum Bisa Klarifikasi
wwwwww