Mesum dalam Kapal Selam Nuklir, Letnan Rebecca dan Komandannya Dipecat

Mesum dalam Kapal Selam Nuklir, Letnan Rebecca dan Komandannya Dipecat
(thesun.co.uk)
Rabu, 18 Oktober 2017 13:49 WIB
LONDON - Letnan Rebecca Edwards, 25 tahun, perwira Angkatan Laut Inggris dan komandannya, Kapten Stuart Armstrong, 41 tahun, dipecat karena diduga telah melakukan perbuatan tak senonoh saat kapal selam HMS Vigilant menyelam di Samudera Atlantik.

Laporan Metro menyebutkan skandal persetubuhan tersebut terjadi di dalam kapal selam yang dipersenjatai rudal berhulu ledak nuklir Trident itu.

Saat menjalankan aksi tak terpuji itu, Rebecca mengenakan seragam Armstrong. Dia juga dilaporkan memberikan perintah bernada gurauan kepada kru HMS Vigilant.

Karena dianggap melanggar kode disiplin Angkatan Laut Inggris, lima perwira yang saat itu berada di HMS Vigilant mengancam mengundurkan diri sebagai bentuk protes.

Laporan awal menyebutkan HMS Vigilant sedang menuju Amerika Serikat untuk mengambil hulu ledak nuklir baru untuk rudal Trident.

Saat kasus ini mulai menyeruak dan jadi pembicaraan hangat di kalangan warganet, keluarga Rebecca mengeluarkan pernyataan. Kakeknya, Thomas Walker, 75 tahun, mengklaim cucunya itu justru telah menjadi korban.

''Kasus ini benar-benar menyedihkan. Dia (Armstrong) seharusnya tidak melibatkan cucu saya. Dia harus memperlihatkan rasa tanggung jawab yang lebih terhadap gadis muda seperti Rebecca,'' jelas Walker kepada Mail on Sunday.

Rebecca dan Armstrong telah dikeluarkan dari kesatuan kapal selam sesampainya di Amerika Serikat. Seorang sumber mengatakan kepada The Sun, ''Kejadian yang sangat buruk terjadi di HMS Vigilant dan kami mencoba mengungkapkannya.''

Perwira lain juga dipecat

Selain Rebecca dan Armstrong, komandan kedua, Lt Cdr Michael Seal, diduga juga telah melakukan hubungan seksual dengan seorang perwira wanita lain yang tidak disebutkan namanya.

Angkatan Laut Inggris sejak 2011 mengizinkan perwira wanita bertugas di kapal selam.

Juru bicara Angkatan Laut Inggris mengatakan, ''Kami membenarkan bahwa saat ini sedang dilakukan penyelidikan atas kasus tersebut. Namun kami tidak perlu untuk berkomentar lebih jauh saat ini.''

''Setiap perbuatan yang melanggar akan kami tindak tegas dan dihukum dengan pantas.''***

Editor:hasan b
Sumber:dream.co.id
Kategori:SerbaSerbi

GoSumbar.com Mahfud Ungkap Tarif Suap Rektor UIN Rp5 Miliar, KPK Diminta Selidiki
GoSumbar.com Ditentukan Menag, Busyro Sebut Ada Potensi Suap dalam Pemilihan Rektor UIN
GoSumbar.com Orang Misterius Obrak-abrik Isi Masjid di Banyumas, 50 Kitab Kuning dan Alquran Dibuang ke Sumur
GoSumbar.com Survei Kompas; Kader Partai Pengusung Jokowi Banyak Membelot, Golkar 41,7%, Hanura 38,9% dan PKB 30,1%
GoSumbar.com Waktunya Sudah Dekat, Hampir Semua Agenda Kampanye Prabowo-Sandi Belum Dapat Izin dari Aparat
GoSumbar.com Wanita Cantik Ini Lakukan Pemerasan dengan Modus Ajak Pria Tidur di Kamar Kos
GoSumbar.com Petani Bawang yang Pernah Mengeluh Sambil Menangis di Hadapan Sandiaga Uno Ditahan Polisi
GoSumbar.com Kasus Proyek Meikarta, Demiz Pernah Lapor ke Jokowi Ada Menteri Main Bola Panas, Sebut Nama Luhut, Mendagri dan Sofyan
GoSumbar.com Survei Kompas; Prabowo-Sandi Kuasai DKI, Jabar, Banten dan Sumatera
GoSumbar.com Ditembak Kelompok Bersenjata, 1 Anggota Brimob Tewas dan 2 Terluka
GoSumbar.com Video Polisi Ajak Warga Teriak Jokowi Yes Yes Yes Viral, Polri Akan Cek Akun Penyebar
GoSumbar.com Panglima TNI Mutasi dan Promosikan 72 Pati AD, AL dan AU, Ini Daftar Lengkapnya
GoSumbar.com Tanah Wakaf yang di Atasnya Berdiri Masjid Dicaplok Warga Asing, Ribuan Jamaah Demo ke Kantor BPN
GoSumbar.com Gempa Guncang Pariaman Dinihari Tadi, Berpusat di Darat pada Kedalaman 10 Kilometer
GoSumbar.com KPK Temukan Rp180 Juta dan USD 30 Ribu dari Ruang Kerjanya, Menag: Mohon Maaf Saya Belum Bisa Klarifikasi
GoSumbar.com KPK Duga Romy dan Pejabat Kemenag Sekongkol, Sejumlah Barang Bukti Ditemukan di Ruang Kerja Menag
GoSumbar.com Dukung Prabowo-Sandi, Erwin Aksa Dipecat Golkar
GoSumbar.com Dukung Prabowo-Sandi, Keponakan JK Minta Maaf ke Partai Golkar
wwwwww