Kapolsek Gendong Warga yang Sakit Sejauh 5 Kilometer, Menyeberang dan Menyusuri Sungai

Kapolsek Gendong Warga yang Sakit Sejauh 5 Kilometer, Menyeberang dan Menyusuri Sungai
Kapolsek Bunta Iptu Candra menggendong warga yang sakit. (tribunnews.com)
Rabu, 18 Oktober 2017 07:52 WIB
BANGGAI - Kepedulian Kapolsek Bunta Iptu Candra membantu warga patut diacungi jempol. Iptu Candra menggendong seorang warga yang sakit di Dusun III Mumpe, Desa Doda, Kecamatan Simpang Raya, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, sejauh 5 kilometer. Foto-foto Candra sedang menggendong warga tersebut kemudian viral di media sosial.

Dari foto-foto yang beredar, terlihat Iptu Candra menggendong pria yang sakit itu di punggungnya.

Foto-foto itu diunggah pemilik akun Facebook Rendy Languju, seperti dipantau Kompas.com di lini masa jejaring sosialnya tersebut, Selasa (17/10/2017).

Ada sekitar 10 foto proses evakuasi yang diunggah. Proses evakuasi tampaknya dilakukan dari tempat tinggal warga yang sakit tersebut, hingga ke tempat perawatan. Warga yang sedang sakit itu duduk di sebuah tempat duduk yang dirancang dari kayu yang digantung di punggung Iptu Candra.

Dalam gendongan di belakang, ia duduk membelakangi punggung Iptu Candra sambil menggenggam pegangan yang ada.Dari foto yang diunggah, warga sakit itu tampak mengalami luka di bagian kaki. Luka menganga yang dialami pria itu nampak lebar dan dalam, sampai bagian tulang dapat terlihat.

Kondisi lukanya tampak parah. Anggota polisi lain dan warga terlihat mendampingi Iptu Candra membawa pria tersebut.

Medan yang berat membuat proses evakuasi itu terlihat tidak mudah. Iptu Candra, yang lengkap memakai seragam dinasnya itu mesti menyeberangi dan menyusuri sungai dengan berjalan kaki sambil menggendong pria itu. Untuk menjaga keseimbangan di aliran air, Iptu Candra memegang sebuah tongkat.

Dalam statusnya, Rendy Languju menuliskan bahwa pria yang dievakuasi Iptu Candra itu mengalami luka bakar yang tidak sembuh selama berbulan-bulan.

''Kapolsek Bunta Iptu Candra sedang mengevakuasi seorang masyarakat desa Doda Kec. Bunta Kab. LUWUK ( Suku Terasing) yang menderita luka bakar dikakinya sudah membusuk dan menembus tulang sdh sekitar 7 bulan tanpa perawatan medis......dengan rasa kemanusiaan Iptu Candra tak kenal lelah melakukan evakuasi dengan peralatan yg apa adanya dan sangat tradisional dengan jarak sekitar 5 km....melewati gunung, menyeberangi sungai dan hutan hanya untuk menolong seseorang yg tidak dikenalnya untuk dibawa dan dirawat secara medis diPuskesmas ... salut buat Kapolsek Bunta Iptu Candra ... Tuhan memberkatimu,'' tulis Rendy Languju, sebagaimana dikutip Kompas.com, Selasa.

Iptu Candra akhirnya dapat mengevakuasi pria sakit itu hingga ke sebuah ambulans. Akhirnya pria sakit itu dapat sampai di tempat perawatan di sebuah Puskesmas.

Kapolri Apresiasi

Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen Polisi Rudy Sufahriadi, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Rudi mengatakan, Iptu Candra merasa peduli dengan warga yang mengalami sakit akibat luka bakar di kaki itu.

Rudy mengatakan, anak buahnya itu dapat mengevakuasi warga tersebut melewati medan yang sulit sejauh lima kilometer, hingga mencapai Puskesmas.

''Dia (Kapolsek) peduli saat ada masyarakat yang kakinya mengalami luka bakar sampai lumpuh enggak bisa jalan. Kemudian dia gendong sejauh lima kilometer, dibawa ke Puskesmas,'' kata Rudy.

Karena kepedulian sosialnya, Rudy mengatakan Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kabaharkam Polri Komjen Putut Eko Bayu Seno berpesan agar Iptu Candra diberi penghargaan.

''Pak Kapolri dan Pak Kabaharkam pesan ke saya kalau itu benar berikan penghargaan kepada Kapolsek itu,'' ujar Rudy.

Penghargaan rencananya akan diberikan kepada Iptu Candra setelah pihaknya selesai mengurus warga yang sakit tersebut. ***

loading...
Editor:hasan b
Sumber:tribunnews.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww