Siswi SMK yang Melahirkan di Toilet Sekolah Ungkap Ayah Bayinya, Hasil Hubungan di Bawah Pohon

Siswi SMK yang Melahirkan di Toilet Sekolah Ungkap Ayah Bayinya, Hasil Hubungan di Bawah Pohon
Ayah biologis bayi yang dilahirkan siswi SMK di toilet diamankan polisi. (tribunnews)
Rabu, 04 Oktober 2017 09:31 WIB
BANGKA - Beberap hari lalu, seorang siswi SMK di Bangka, Provinsi Bangka Belitung, melahirkan di toilet sekolahnya. Setelah didesak orangtuanya, siswi tersebut akhirnya mengungkapkan siapa ayah biologis dari bayinya.

Pelaku adalah ES alias DM, seorang pemuda berusia 25 tahun. Korban melakukan hubungan intim dengan pelaku pada Februari 2017. Akibat hubungan terlarang itu, korban hamil dan melahirkan di toilet sekolah saat usia kandungannya 7 bulan.

Pelaku sudah ditahan polisi karena tuduhan persetubuhan anak di bawah umur. ES alias DM merupakan warga Batutunu Kutopanji Belinyu, Bangka.

Kepada orangtuanya, korban mengaku, ES menyetubuhinya pertama kali di bawah pohon di kawasan Batutunu Belinyu.

Pihak kepolisian yang menerima laporan orangtua korban bergerak cepat. Pelaku ditangkap tanpa perlawanan di rumah temannya.

Kapolres Bangka AKBP Johannes Bangun diwakili Kabag Ops Kompol S Sophian, ketika dikonfirmasi Senin (2/10/2017) pukul 23.00 WIB, membenarkan pelaku yang menghamili siswi SMK yang melahirkan di toilet sekolahnya sudah terungkap.

''Terkait laporan polisi persetubuhan anak di bawah umur, sudah terungkap," kata Sophian.

Berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B-446/X/2017/Babel/Res. Bangka/Sek Belinyu, Minggu tanggal 1 Oktober 2017 pukul 15.00 WIB telah dilaporkan tindak pidana yang dimaksud oleh orangtua korban.

''Yaitu melakukan persetubuhan terhadap anak bawah umur, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 81 Ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 2 tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2012 tentang perlindungan anak,'' katanya.

Pelapor, RM alias BJ (33), adalah ayah korban, berstatus buruh harian di Bangka.''Sedangkan tersangka ES alias DM, buruh harian, warga Kampung Batutunu Kuto Panji Belinyu,'' katanya.

Kronologis kejadian menurut Sophian bermula pada Kamis tanggal 28 September 2017 sekitar Pukul 09.00 WIB.

''Saat itu pelapor (ayah korban) mendapat kabar dari seorang guru SMK (swasta) Belinyu yang datang ke rumahnya dan menyampaikan bahwa putrinya (korban) telah melahirkan seorang bayi perempuan di toilet atau WC sekolah,'' katanya.

Usai melahirkan di WC sekolah, korban atau anak pelapor menjalani perwatan di klinik bidan di Jl Baru Depan Pekuburan Katolik Kutopanji Belinyu.

''Mendapat laporan tersebut pelapor atau ayah korban bersama dengan guru tersebut langsung mendatangi klinik bidan dan selanjutnya menanyakan kepada korban siapa yang telah menghamilinya,'' kata Sophian, mengutip kronologis kejadian.

Dari keterangan korban kepada ayahnya, diketahui orang yang telah menghamilinya adalah ES alias DM, warga Batutunu Belinyu.

''Mendapat laporan tersebut selanjutnya sekira pukul 16.00 WIB, anggota Polsek Belinyu berhasil mengamnkan pelaku di rumah temannya di Kampung Batutunu Kelurahan Kutopanji  Belinyu,'' tegas Sophian.

Dia memastikan, pelaku diamankan di ruang tahanan Polsek Belinyu.***

Editor:hasan b
Sumber:tribunnews.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww