Didesak Mertua Nikahi Adik Ipar, Rahasia Terbongkar di Malam Pertama

Didesak Mertua Nikahi Adik Ipar, Rahasia Terbongkar di Malam Pertama
Ilustrasi. (tribunnews)
Sabtu, 26 Agustus 2017 15:06 WIB
JAKARTA - Seorang pria di Malaysia, sebut saja namanya Izam, merasa sangat sedih ketika istrinya meninggal akibat kecelakaan. Apa lagi mereka memiliki seorang anak yang baru berusia 4 tahun.

Di tengah kesedihan itu, Izal didesak mertuanya untuk menikahi adik iparnya yang masih gadis. Mertuanya berdalih, anak Izam yang masih kecil membutuhkan pengasuhan dan kasih sayang dari seorang ibu.

Izal awalnya agak keberatan, karena sudah menganggap adik iparnya sebagai adik kandungnya sendiri. Namun karena terus didesak oleh mertua, akhirnya Izal pun setuju menikah adik iparnya.

''Dia adik ipar saya, boleh dikatakan seorang yang kuat agama, kadang kadang wajahnya juga mengingatkan saya kepada isteri,'' seperti dilansir eberita.org.

''Sekilas pandang memang tiada cacat cela, baik perangai maupun fisik. Tentu dia adalah wanita idaman setiap lelaki, tapi kenapa harus menikah dengan saya. Maka saya pun mulai berpikir.''

Pernikahan antara Izam dengan adik iparnya akhirnya berlangsung. Kecurigaan Izam akhirnya terjawab di malam pertama.

''Pada malam pertama semuanya terbongkar. Ternyata adik ipar saya sudah tak perawan lagi. Dia bahkan sedang hamil, dari hasil hubungannya di luar nikah dengan lelaki yang dikenalnya di media sosial,'' cerita Izam.

''Saat dia menceritakan segalanya. Hati saya bagai ditusuk dengan jarum panas. Saya geram dan hampir memukulnya. Untung saja saya masih sempat menahan diri.''

''Saya telah dijadikan tumbal oleh keluarga mertua saya yang selama ini sangat hormati dan percayai. Isteri baru saya pun menangis dan meminta ampun kepada saya.''

''Isteri juga tidak memaksa saya untuk melayani dia layaknya seorang isteri, jika saya tidak mau, namun dia ingin saya tetap membiarkan statusnya isteri untuk menutup aib.''

''Setelah seminggu menikah, saya memang tidak menceraikannya, namun hati saya tetap geram karena telah dijadikan korban. Namun ketika melihat senyum bahagia anak saya bersama isteri, pikiran untuk menceraikannya pun hilang seketika,.''

''Aku hanya mampu berserah kepada Allah. Semoga saja aku mampu memaafkan dan menerima semua ini dengan hati yang ikhlas,'' pungkasnya.***

Editor:hasan b
Sumber:eberita.org
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww