Malu dan Panik, Karyawati Rumah Makan Tusuk Dada dan Perut Bayi yang Baru Dilahirkannya 7 Kali

Malu dan Panik, Karyawati Rumah Makan Tusuk Dada dan Perut Bayi yang Baru Dilahirkannya 7 Kali
(detik.com)
Kamis, 15 Desember 2016 14:54 WIB
JAKARTA - LA (20), ditangkap polisi karena membunuh bayi yang baru dilahirkannya. LA diduga nekat membunuh bayinya karena malu dan panik, sebab tidak memiliki suami.

"Dia mengaku membunuh karena malu melahirkan di luar nikah. Kemudian mungkin panik sehingga terpikir untuk membunuh bayinya," ujar Kanit Reskrim Polsek Kembangan AKP Poltar L Gaol kepada detikcom, Kamis (15/12/2016).

Setelah melahirkan bayinya, LA kemudian mengambil sebilah pisau dapur. Ia menusuk bayinya itu di bagian dada dan perut tujuh kali. "Kami belum bisa mendalami kenapa harus membunuh pakai pisau," ujar Poltar.

Peristiwa itu baru diketahui teman kerjanya ketika LA ditemukan dalam kondisi berlumuran darah. Saat ditemukan, LA sudah membunuh bayinya dan meletakkannya di balkon lantai 3.

LA merupakan karyawati sebuah rumah makan di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat. "Temannya tidak ada yang tahu kalau dia hamil karena dia ini menutupinya dan badannya juga kecil," ujar AKP Poltar L Gaol.

Begitu juga pada saat melahirkan di mess, teman-temannya tidak ada yang mengetahui atau mendengar tangisan bayi yang baru dilahirkannya itu pada Rabu 14 Desember 2016 malam. "Tidak ada yang dengar waktu dia melahirkan karena teman-temannya kan ada di lantai bawah, sementara dia di lantai 3," ujar Eka.***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww