Apes... Jambret Terjebak Macet, Bonyok Dihajar Massa

Apes... Jambret Terjebak Macet, Bonyok Dihajar Massa
ilustrasi
Minggu, 11 Desember 2016 21:37 WIB
SURABAYA - Sugianto benar-benar apes. Aksi jambret yang ia lakukan gagal setelah terjebak kemacetan di Jalan Anggrek. Akibatnya, pemuda 21 tahun itu babak belur dihajar warga.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.30. Sugianto yang sudah biasa menjambret berkeliling Surabaya mencari sasaran bersama rekannya Zainudin.

Di Jalan Legundi, dia melihat dua pengendara motor yang menggunakan aplikasi Google Maps melalui tablet untuk mencari lokasi.

Pengendara motor tersebut belakangan diketahui merupakan pasangan suami istri, Imam Budiono, 35, dan Julianingtyas, 23.

Mereka berasal dari Banyuwangi. Saat itu mereka hendak menuju ke Pasar Kapasan.

Mereka akhirnya menjadi sasaran empuk bagi pelaku. Zainudin yang menjadi joki memepet Honda Supra X korban.

Sugianto lantas merampas tablet milik Julianingtyas. Spontan, Budiono dan istrinya berteriak.

Zainudin mempercepat laju motornya. Menyadari dikejar korban, Zainudin memutuskan berputar ke arah Jalan Anggrek di depan SMA 9 Surabaya.

Apes, keputusannya salah. Jalan Anggrek sedang macet.
Karena panik, Sugianto memutuskan meloncat dari motor dan meninggalkan Zainudin.

Pria asal Srengganan itu berpikir bisa lari dari kepungan warga dan korban.

Dugaannya salah. Warga justru mengejar Sugianto. Dia akhirnya tertangkap di belakang Grand City Mall Surabaya.


Selanjutnya, dia dihajar dengan menggunakan berbagai benda tumpul.

Sementara itu, Zainudin justru bisa kabur. Dia segera memacu laju sepeda motornya setelah melewati kemacetan. (jpnn)

Editor:wawan k
Sumber:jpnn.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww