HEBOH... Ada Mayat Bayi Ditemukan Terkubur di Dekat Gedung Sekda

HEBOH... Ada Mayat Bayi Ditemukan Terkubur di Dekat Gedung Sekda
ilustrasi
Rabu, 09 November 2016 10:29 WIB
PANDGELANG - Pegawai Sekretariat Daerah (Setda) Pemkab Pandeglang, Banten digegerkan dengan penemuan sesosok mayat bayi yang dikubur di sekitar gedung Setda, Selasa (8/11) sore sekira pukul 16.30 Wib. 

Mayat yang diduga sudah lama terkubur itu pertama kali ditemukan oleh Ruswan (45), ketika menggali saluran air di sekitar gedung tersebut. Untuk sementara, mayat diamankan di Mapolres Pandeglang guna kepentingan identivikasi.

Ruswan menceritakan, awal menemukan bayi tersebut ketika dirinya sedang menggali tanah untuk dijadikan saluran air. Namun, tanpa disadari ada benda seperti tabung yang pecah karena terkena alat penggali tanah yang dipakainya.

Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata isi tabung tersebut adalah mayat bayi. “Setelah saya periksa, saya melihat ada kepala bayi, langsung saja saya kasih tahu teman-teman yang lain,” ujarnya, di lokasi kejadian, kemarin.

Setelah mengetahui hal itu, kata Ruswan, warga langsung melaporkannya kepada pihak kepolisian agar segera dilakukan penanganan.

“Langsung dilaporkan, karena saya enggak mau disalahkan. Untung polisinya langsung datang dan melakukan penanganan,” imbuhnya.

Salah seorang pegawai di Setda Pemkab Pandeglang M Husni menceritakan, awalnya mengetahui kejadian tersebut lantaran banyak warga berkumpul di sekitar gedung.

Setelah diselidiki, ternyata pekerja gedung menemukan mayat di dalam tabung yang sudah terkubur.

“Tadinya saya enggak tahu ada apa, cuma pas saya datangi ternyata ada penemuan mayat. Langsung saja kita laporkan ke polisi,” katanya.

Sementara itu, Kaur Identivikasi Polres Pandeglang Aiptu Akbar mengatakan setelah mendapatkan laporan dari warga mengenai adanya penemuan mayat tersebut, petugas langsung bergerak menuju lokasi.

“Ada yang lapor ke kita, katanya ada penemuan mayat. Setelah kita lihat ternyata benar, makanya langsung kita lakukan penggalian,” ujarnya.

Ditanya mengenai kondisi mayat dan penyebab kematiannya, dia mengaku masih harus melakukan proses identivikasi.

Untuk sementara, lanjutnya, mayat tersebut dibawa ke Mapolres Pandeglang guna penyelidikan lebih lanjut.

“Belum bisa kita pastika penyebabnya seperti apa, karena kita harus melakukan identivikasi dulu, nanti saja sekarang mau kita periksa dulu di Polres,” katanya.

Akibat kejadian itu, puluhan warga sekitar dan para pengendara memenuhi lokasi kejadian yang telah di pasang garis polisi tersebut. Proses penggalian mayat tersebut dilakukan mulai pukul 16.30 Wib selesai pukul 18.00 Wib.

Mayat kemudian dibungkus dengan kantong mayat dan langsung dibawa ke Mapolres bersama pecahan tabung tempat mayat tersebut. (jpnn)

Editor:wawan k
Sumber:jpnn.com
Kategori:SerbaSerbi
wwwwww